Rawan Kriminalitas, JPO Pondok Indah Akan Dipasangi Lampu Tembak

Selasa, 24 November 2015 - 20:02 WIB
Rawan Kriminalitas,...
Rawan Kriminalitas, JPO Pondok Indah Akan Dipasangi Lampu Tembak
A A A
JAKARTA - Dinas Energi dan Perindustrian DKI Jakarta berencana memasang dua lampu tembak di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Ruko Pondok Indah, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Lampu penerangan itu diharapkan dapat menghindari tindak kejahatan yang kerap terjadi di JPO tersebut.

Staf Dinas Energi dan Perindustrian DKI Jakarta Zulkarnain mengatakan, Dinas Energi dan Perindustrian sudah menyiapkan dua lampu tembak yang akan dipasang di JPO Pondok Pinang itu. Pemasangan lampu tersebut terkait adanya tindak kriminalitas yang dialami oleh RJ (23).

"Sebelumnya saya mendapat surat dari kelurahan Pondok Pinang, terkait adanya lampu penerangan JPO yang mati. Maka dari itu kita langsung mengeceknya. Sekarang mau di pasang lampu tembaknya. Karena memang penerangan di JPO itu sangat minim," jelasnya di Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Menurutnya, JPO tersebut telah dipasangi lampu penerangan untuk membuat nyaman penyeberang. Namun, lampu-lampu tersebut tidak lagi menyala lantaran selalu diputus oleh orang yang kerap menongkrong di sekitaran JPO.

"Dari tiga lampu penerangan JPO itu, mikanya sepertinya dipecahkan. Karena dari informasi masyarakat JPO ini sering dibuat nongkrong. Kemungkinan lampu JPO kabelnya diputus. Karena pas di cek sama teknisi kita itu benar diputus. Jadi kemungkinan itu sengaja dimatikan," tuturnya.

Zulkarnain pun menambahkan, Dinas Energi dan Perindustrian akan bekerja sama dengan PLN terkait pemasangan lampu tembak tersebut. Pasalnya, jika lampu tersebut dipasang asal-asalan. Dikhawatirkan akan kembali dirusak oleh orang yang kerap nongkrong di JPO itu.

"Kami pasang lampu tembak, yang nantinya akan meyoroti JPO. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan PLN. Kami juga sedang pikirkan lokasi pemasangannya. Dikhawatirkan jika terlalu pendek mudah diputuskan kembali. Ada dua lampu tembak yang telah disiapkan," katanya.

Camat Kebayoran Lama Munjirin mengaku baru mengetahui tentang perampokan dan pemerkosaan di JPO tersebut. Dia mengaku akan menyurati Suku Dinas Energi dan Perindustrian Jakarta Selatan soal penerangan di JPO tersebut ditambah dan selalu dikontrol pada tiap minggunya.

"Nanti kita buat permohonan ke Sudin Energi biar ada penambahan penerangan. Kami juga minta pada masyarakat nantinya untuk menjaganya, bila ada yang merusak segera dilaporkan," imbuhnya.

PILIHAN:

Ini Pandangan Auditor BPK Usai Periksa Ahok Selama 9 Jam
(mhd)
Berita Terkait
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Perampok dan Pemerkosa Penghuni Kos di Antang
Penghuni Kos di Makassar...
Penghuni Kos di Makassar Dirampok dan Diperkosa, Pelaku Belum Tertangkap
Pelaku Perampokan dan...
Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Ini Terkapar Ditembak Polisi
Dewan Atensi Kasus Perampokan...
Dewan Atensi Kasus Perampokan dan Pemerkosaan di Manggala
Pelaku Perampokan dan...
Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Ditangkap Polisi
Polisi Ringkus Pelaku...
Polisi Ringkus Pelaku Utama Perampokan dan Pemerkosaan di Bintara
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
9 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
32 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
58 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved