Diduga Dendam, Kakek Pedagang Ikan Tewas Ditikam Rekannya
Kamis, 19 November 2015 - 17:27 WIB
Diduga Dendam, Kakek Pedagang Ikan Tewas Ditikam Rekannya
A
A
A
MEDAN - Diduga karena dendam Soe Thien Soe (70) tega menghabisi rekannya sesama pedagang ikan Abdul Wahid alias Aheng (60).
Peristiwa yang menghebohkan para pengunjung pasar ikan itu terjadi sekitar pukul 03.45 Wib saat keduanya berjualan ikan di Jalan Cemara Kecamatan Medan Timur, Kamis (19/11/2015).
Korban yang diketahui tinggal di Tanah Garapan, Marelan, Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli itu awalnya meletakkan sebuah kotak ikan di meja tempat jualan tersangka.
"Tersangka yang sudah lama membenci korban sedang memegang pisau pemotong ikan langsung menusuk dada korban hingga pisau sepanjang 10 centi meter (CM) masuk ke dalam rongga dadanya (korban) ," kata Kanit Reskrim Polsekta Medan Timur Iptu Ucok Nugraha.
Melihat itu, sambung dia, anak korban bernama Salim (35) langsung melerai dan membawa ayahnya ke Rumah Sakit Imelda.
Namun sayang, karena banyak mengeluarkan darah korban meninggal dunia. Sedangkan pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsekta Medan Barat.
"Pelaku menyerahkan diri ke Polsekta Medan Barat, karena lokasinya lebih dekat. Tetapi karena wilayah kita tersangka kemudian diserahkan ke Polsekta Medan Timur," ujarnya.
Menurut dia, saat ini tersangka sudah diamankan dan sedang dalam pemeriksaan. Sedangkan korban masih diautopsi.
"Selain itu kita juga sedang memeriksa sejumlah saksi termasuk anak korban dan melakukan pengembangan. Untuk sementara, kita duga antara tersangka dengan korban merupakan rekan yang sudah lama menyimpan rasa dendam," pungkasnya.
Peristiwa yang menghebohkan para pengunjung pasar ikan itu terjadi sekitar pukul 03.45 Wib saat keduanya berjualan ikan di Jalan Cemara Kecamatan Medan Timur, Kamis (19/11/2015).
Korban yang diketahui tinggal di Tanah Garapan, Marelan, Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli itu awalnya meletakkan sebuah kotak ikan di meja tempat jualan tersangka.
"Tersangka yang sudah lama membenci korban sedang memegang pisau pemotong ikan langsung menusuk dada korban hingga pisau sepanjang 10 centi meter (CM) masuk ke dalam rongga dadanya (korban) ," kata Kanit Reskrim Polsekta Medan Timur Iptu Ucok Nugraha.
Melihat itu, sambung dia, anak korban bernama Salim (35) langsung melerai dan membawa ayahnya ke Rumah Sakit Imelda.
Namun sayang, karena banyak mengeluarkan darah korban meninggal dunia. Sedangkan pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsekta Medan Barat.
"Pelaku menyerahkan diri ke Polsekta Medan Barat, karena lokasinya lebih dekat. Tetapi karena wilayah kita tersangka kemudian diserahkan ke Polsekta Medan Timur," ujarnya.
Menurut dia, saat ini tersangka sudah diamankan dan sedang dalam pemeriksaan. Sedangkan korban masih diautopsi.
"Selain itu kita juga sedang memeriksa sejumlah saksi termasuk anak korban dan melakukan pengembangan. Untuk sementara, kita duga antara tersangka dengan korban merupakan rekan yang sudah lama menyimpan rasa dendam," pungkasnya.
(nag)