Ruang Direktur RSUD Martapura Digembok

Selasa, 17 November 2015 - 01:07 WIB
Ruang Direktur RSUD...
Ruang Direktur RSUD Martapura Digembok
A A A
MARTAPURA - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gumawang, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dokter Sugiharto belum memiliki ruangan kerja karena ruangan direktur dikunci dan digembok dokter Dora yang merupakan mantan Direktur RSUD yang lama.

Menurut Dokter Sugiharto hingga saat ini dokter Dora belum menyerahkan kunci ruangan serta sejumlah aset negara lainnya berupa kendaraan dinas.

Karena sampai sekarang ruangan direktur masih terkunci dan digembok dirinya terpaksa melaksanakan aktivitas sehari-hari di ruangan bagian pelayanan.

Sedangkan bagian pelayanan untuk sementara pindah ke bagian kasubag pelayanan. Ketika ditanya kemungkinan alasan dokter Dora belum menyerahkan sepenuhnya jabatan direktur, kemungkinan karena dokter Dora masih betah.

“Tidak ada masalah dengan aktivitas dan pelayanan, seluruhnya berjalan dengan baik dan seluruh staf juga bekerja seperti biasa, hanya ruangan direktur dan mobil operasional saja yang masih belum ada,” imbuhnya.

Selain Direktur RSUD, kejadian yang sama juga dialami oleh Kepala Bapedalda OKU Timur Zainoni Zainal.

Jika dokter Sugiharto belum menerima kendaraan operasional dan kunci ruangan, maka berbeda dengan Zainoni yang belum menerima fasilitas kerja diantaranya kendaraan dinas, sepeda motor, laptop, dan kamera yang hingga saat ini masih dibawa oleh kepala Bapedalda sebelumnya Nursiwan Amin.

“Jika ruangan tidak ada masalah, sekarang sudah saya tempati, yang belum diserahkan hanya kendaraan dinas, sepeda motor, laptop, dan kamera oleh kepala sebelumnya. tidak ada masalah. Yang penting bisa bekerja, hal itu sepenuhnya diserahkan kepada yang berwenang untuk menyelesaikannya,” ungkapnya.

Sementara Penjabat (Pj) Bupati OKU Timur Richard Chahyadi ketika dikonfirmasi tentang sejumlah aset negara yang belum dikembalikan mengaku sudah membuat surat secara resmi kepada sejumlah mantan pejabat tersebut agar segera mengembalikannya.

Namun jika sudah mencapai waktu yang ditentukan maka pemerintah akan menginstruksikan Sat Pol PP untuk mengambil aset daerah tersebut.

“Pemerintah sudah ber-itikad baik menunggu agar yang bersangkutan menyerahkan dengan baik-baik, jika hingga akhir bulan ini aset negara yang ada belum diserahkan kita akan melakukan tindakan tegas,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
46 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
56 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
AS Terancam dengan Program...
AS Terancam dengan Program Ruang Angkasa China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved