Baru Diresmikan, Warga Khawatir Pohon di Taman Ekspresi Rawan Tumbang
Minggu, 15 November 2015 - 20:37 WIB
Baru Diresmikan, Warga Khawatir Pohon di Taman Ekspresi Rawan Tumbang
A
A
A
BOGOR - Sejumlah warga Kota Bogor khawatir dengan keberadaan pohon-pohon di Taman Ekspresi yang baru saja diresmikan Wali Kota Bogor. Pasalnya, memasuki musim hujan ini tidak ada jaminan bila pohon di taman tersebut bebas dari tumbang.
"Memang indah ini taman, dan lumayan buat bermain anak-anak saat akhir pekan. Hanya saya perhatikan, pepohonannya banyak yang rawan tumbang. Khawatir juga, apalagi sekarang musim hujan," ujar Supriadi (35) warga Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor kepada Sindonews, Minggu (15/11/2015).
Kekhawatiran serupa diungkapan, Rosdiana (25), warga Bantarkemang, Bogor Timur, Kota Bogor. Rosdiana mengaku senang Kota Bogor memiliki sejumlah taman yang indah layak untuk bermain anak.
"Tapi sayang enggak ada jaminan aman, nyaman dan selamat, karena di area sekitar Taman Ekspresi ini banyak pepohonan yang sebetulnya bukan diperuntukan menghias taman. Khawatir tumbang sih ada, karena pasti taman ini banyak dijadikan tempat bermain. Namanya saja taman ekspresi, tentu bakal banyak aktifitas seni dan pertunjukan yang melibatkan banyak pengunjung," katanya.
Berdasarkan pantauan, di dua taman tersebut terdapat lebih dari tiga pohon besar setinggi 10 meter dengan dedaunan yang rindang. Namun kesejukan dari rindangnya pohon tersebut, terlihat banyak batang pohon sudah keropos.
Seperti di Taman Ekspresi yang memiliki luas 2.500 meter persegi itu, pelaksana proyek hanya fokus pada penataan alas taman dan tempat duduk berbentuk amphiteatre. Meskipun ada pemangkasan terhadap dahan pohon, itu hanya pada pohon yang ketinggiannnya terjangkau oleh peralatan seadanya.
"Memang belum ada pemeriksaan dari ahli pohon, terhadap sejumlah pojon besar di Taman Ekspresi ini. Tapi sebelum diresmikan dan saat finishing proyek taman ini, dari DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) sudah melakukan pemangkasan, itupun hanya untuk memperindah. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa (pohon/ranting pohon tumbang) nantinya," ujar Kepala Bidang Pertamanan DKP Kota Bogor Yadi Cahyadi, Minggu (15/11/2015).
Menurut Yadi, nantinya taman ini ada yang menjaga dengan sebutan park ranger. Tapi penjagaan itu, bukan jaminan untuk terjadinya pohon tumbang. "Park ranger ini, hanya memantau dan memastikan taman yang indah, nyaman dan bersih ini terjaga (bebas dari tangan jahil dan tidak ada kerusakan)," ungkapnya.
"Memang indah ini taman, dan lumayan buat bermain anak-anak saat akhir pekan. Hanya saya perhatikan, pepohonannya banyak yang rawan tumbang. Khawatir juga, apalagi sekarang musim hujan," ujar Supriadi (35) warga Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor kepada Sindonews, Minggu (15/11/2015).
Kekhawatiran serupa diungkapan, Rosdiana (25), warga Bantarkemang, Bogor Timur, Kota Bogor. Rosdiana mengaku senang Kota Bogor memiliki sejumlah taman yang indah layak untuk bermain anak.
"Tapi sayang enggak ada jaminan aman, nyaman dan selamat, karena di area sekitar Taman Ekspresi ini banyak pepohonan yang sebetulnya bukan diperuntukan menghias taman. Khawatir tumbang sih ada, karena pasti taman ini banyak dijadikan tempat bermain. Namanya saja taman ekspresi, tentu bakal banyak aktifitas seni dan pertunjukan yang melibatkan banyak pengunjung," katanya.
Berdasarkan pantauan, di dua taman tersebut terdapat lebih dari tiga pohon besar setinggi 10 meter dengan dedaunan yang rindang. Namun kesejukan dari rindangnya pohon tersebut, terlihat banyak batang pohon sudah keropos.
Seperti di Taman Ekspresi yang memiliki luas 2.500 meter persegi itu, pelaksana proyek hanya fokus pada penataan alas taman dan tempat duduk berbentuk amphiteatre. Meskipun ada pemangkasan terhadap dahan pohon, itu hanya pada pohon yang ketinggiannnya terjangkau oleh peralatan seadanya.
"Memang belum ada pemeriksaan dari ahli pohon, terhadap sejumlah pojon besar di Taman Ekspresi ini. Tapi sebelum diresmikan dan saat finishing proyek taman ini, dari DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) sudah melakukan pemangkasan, itupun hanya untuk memperindah. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa (pohon/ranting pohon tumbang) nantinya," ujar Kepala Bidang Pertamanan DKP Kota Bogor Yadi Cahyadi, Minggu (15/11/2015).
Menurut Yadi, nantinya taman ini ada yang menjaga dengan sebutan park ranger. Tapi penjagaan itu, bukan jaminan untuk terjadinya pohon tumbang. "Park ranger ini, hanya memantau dan memastikan taman yang indah, nyaman dan bersih ini terjaga (bebas dari tangan jahil dan tidak ada kerusakan)," ungkapnya.
(whb)