Hendak ke Malaysia, 2 Buronan Kasus Pembunuhan Dibekuk di Kaltim
Jum'at, 13 November 2015 - 17:06 WIB
Hendak ke Malaysia, 2 Buronan Kasus Pembunuhan Dibekuk di Kaltim
A
A
A
WATAMPONE - Dua pelaku pembunuhan bapak-anak di Bone bernama Mading (50) dan anaknya Adi (25) dibekuk polisi di Desa Minbaru, Kecamatan Kombeng, Kabupaten Kutai Timur.
Sebelumnya Mading dan Adi tega menusuk Baco dan anaknya bernama Kani hingga tewas
"Keberadaan kedua buronan tersebut terlacak di Kalimantan, infonya mereka sudah mau lari ke Malaysia tapi kami langsung melakukan penangkapan, saat lokasinya terlacak di Kutai Timur," kata Kasat Reskrim Polres Bone, Andi Asdar, Jumat (13/11/2015).
Dia menambahkan, saat ini kedua tersangka tersebut dalam perjalanan menuju Mapolres Bone untuk melanjutkan proses hukum yang membelit keduanya.
Sebelumnya, pada 11 Agustus lalu, di Desa Mattiro Walie, Kecamatan Bontocani terjadi kesalah pahaman antara korban Kani dengan pelaku Adi. Saat itu Kani tengah menenggak miras jenis ballo didatangi Adi dengan bermaksud untuk ikut minum bersamanya, namun terjadi cekcok diantara keduanya.
Adi lalu kembali ke rumahnya dan menyampaikan kejadian tersebut kepada ayahnya, Mading. Dengan emosi kedua pelaku mendatangi rumah korban dan menikam Kani dan ayahnya yang bernama Baco dengan sebilah badik, kedua korban akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Puskesmas Camba, Kabupaten Maros.
Sebelumnya Mading dan Adi tega menusuk Baco dan anaknya bernama Kani hingga tewas
"Keberadaan kedua buronan tersebut terlacak di Kalimantan, infonya mereka sudah mau lari ke Malaysia tapi kami langsung melakukan penangkapan, saat lokasinya terlacak di Kutai Timur," kata Kasat Reskrim Polres Bone, Andi Asdar, Jumat (13/11/2015).
Dia menambahkan, saat ini kedua tersangka tersebut dalam perjalanan menuju Mapolres Bone untuk melanjutkan proses hukum yang membelit keduanya.
Sebelumnya, pada 11 Agustus lalu, di Desa Mattiro Walie, Kecamatan Bontocani terjadi kesalah pahaman antara korban Kani dengan pelaku Adi. Saat itu Kani tengah menenggak miras jenis ballo didatangi Adi dengan bermaksud untuk ikut minum bersamanya, namun terjadi cekcok diantara keduanya.
Adi lalu kembali ke rumahnya dan menyampaikan kejadian tersebut kepada ayahnya, Mading. Dengan emosi kedua pelaku mendatangi rumah korban dan menikam Kani dan ayahnya yang bernama Baco dengan sebilah badik, kedua korban akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Puskesmas Camba, Kabupaten Maros.
(sms)