Tewas dalam Kebakaran, Balita Kembar Ditemukan Berpelukan

Selasa, 10 November 2015 - 06:16 WIB
Tewas dalam Kebakaran,...
Tewas dalam Kebakaran, Balita Kembar Ditemukan Berpelukan
A A A
PALEMBANG - Malang dialami anak kembar Rahman dan Rahim (3,5), pasangan suami istri Sumailah (35) dan Siti (32). Bocah itu tewas terpanggang dalam kebakaran yang terjadi di rumahnya, Dusun 1, RT 2, Desa Sungai Semut, Kecamatan Makarti Jaya.

Kepala Desa Sungai Semut Herman mengungkapkan, saat kejadian di dalam rumah hanya ada kedua korban yang tengah tidur di kamar dan ibunya sedang memasak di dapur. Sedangkan ayahnya Sumailah sedang membantu hajatan di rumah tertangga.

"Kobaran api diduga pertama kali muncul dari ruang tamu. Namun saat itu ibu korban tidak sadar jika api sudah mulai membesar di ruang tamu," katanya, kepada wartawan, Senin (10/11/2015).

Ketika kepulan asap masuk kedapur, sang ibu panik dan langsung menyelamatkan diri berlari keluar rumah dari dapur. Saat itu, dia lupa kalau kedua putranya tertinggal di dalam rumah sedang tidur.

"Saat itulah dia berteriak histeris dan minta pertolongan warga lainnya. Tapi karena api sudah membesar warga takut mendekat. Apalagi rumahnya itu berdinding papan, sehingga cepat merambat ke bangunan rumah lainnya," jelasnya.

Satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan. Sumailah dan Siti yang tak berhenti menangis dan langsung mendekati rumah mereka yang sudah menjadi arang. Rahman dan Rahim ditemukan tewas terpanggang dalam kondisi berpelukan.

"Semua tubuhnya terbakar dan sudah tidak berbentuk lagi. Melihat itu, sontak ibu korban syok dan pingsan dan ayahnya juga tidak kuasa membendung tangisannya," paparnya.

Saat ini jasad kedua korban telah dimakamkan di TPU Desa Sungai Semut. Pihaknya menduga, sumber api berasal dari konsleting listrik karena jaringan listrik dari rumah ke rumah di sana masih pararel.

"Kondisi ini membuat rawan sekali terbakar. Atas kejadian itu, saya berharap bisa menjadi pelajaran bagi PLN untuk menambahkan fasilitas tiang listrik di desa kami, karena bahaya kalau terus dibiarkan," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
44 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved