Ini Rahasia 'Setan Balap' Juara Karapan Sapi Piala Presiden

Rabu, 04 November 2015 - 10:30 WIB
Ini Rahasia Setan Balap...
Ini Rahasia 'Setan Balap' Juara Karapan Sapi Piala Presiden
A A A
BANGKALAN - Untuk bisa menjadi juara lomba karapan sapi Piala Presiden tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, dibutuhkan sebuah kerja keras dan semangat tinggi dari pemilik sapi.

Dimana sapi yang bakal diikutkan dalam ajang karapan sapi tersebut harus menjalani latihan setiap hari dan dirawat secara baik. Tidak hanya itu, sapi tersebut harus diberi jamu agar larinya kencang.

Hal itu seperti yang dilakukan H Hamdan, pemilik sapi kerap bernama Setan Balap. Sapi kerap milik Kepala Desa Lantek, Kecamatan Galis, Bangkalan ini berhasil menyabet juara 1 Piala Presiden yang digelar di Pamekasan.

Atas kemenangan tersebut, pemilik sapi berhak membawa piala bergilir. Serta membawa pulang mobil xenia. Namun, untuk bisa memboyong Piala Presiden membutuhkan kerja keras dan perjuangan.

"Sebelum diikutkan lomba, sapi ini saya latih berlari setiap hari. Setelah itu dimandikan dan dipijat. Sapi kerap dimandikan tiga kali dalam sehari," terang Hamdan pada wartawan ketika dikonfirmasi, Rabu (4/11/2015).

Selanjutnya, sambung Hamdan, dirinya memberikan ramuan khusus untuk sapi agar tetap sehat dan larinya kencang. Kemudian diberi telur ayam sebanyak 31 butir untuk satu ekor sapi setiap hari.

"Jadi setiap hari saya harus menyiapkan 62 butir telur ayam untuk jamu dua sapi ini. Selain itu Setan Balap tidak boleh dikawinkan sebelum memasuki masa pensiun karena akan mempengaruhi pada kecepatan larinya," ucap Hamdan.

Menurut Hamdan, untuk bisa mengikuti lomba karapan sapi Piala Presiden ada beberapa persyaratan yang harus dikantongi.

Pertama ikut lomba karapan sapi tingkat kawedana Tanah Merah. Setelah menang masih harus ikut lomba karapan sapi tingkat Kabupaten.
(nag)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
1 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
5 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
6 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
8 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
9 jam yang lalu
Infografis
Catat Sejarah, Berikut...
Catat Sejarah, Berikut Hadiah Juara Piala Presiden 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved