Buruh Minta Ahok Tetapkan UMP Rp3,3 Juta Bukan Rp3,1 Juta

Jum'at, 30 Oktober 2015 - 12:10 WIB
Buruh Minta Ahok Tetapkan...
Buruh Minta Ahok Tetapkan UMP Rp3,3 Juta Bukan Rp3,1 Juta
A A A
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) DKI Jakarta mendesak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk mengabaikan keputusan rapat Dewan Pengupahan DKI Jakarta yang merekomendasikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta sebesar Rp3,1 juta.

Ketua Pengurus Daerah KSPI DKI Jakarta Winarso dalam rilis yang diterima Sindonews menyebut Ahok harus menetapkan UMP DKI sebesar Rp3,349 juta. Pasalnya, angka tersebut berdasarkan perhitungan KHL sebesar Rp2,98 juta ditambah angka pertumbuhan ekonomi (5,15%) dan inflasi DKI (7,2%).

"Hasil survei KHL sebagaimana ketentuan UU 13/2003 Pasal 88 ayat 4 harus menjadi acuan dalam penetapan upah minimum. Sehingga Ahok harus mengabaikan PP 78/2015 terutama Pasal 44 yang mengabaikan perhitungan KHL," ujar Winarso, Jumat
(30/10/2015).
Winarso melanjutkan, UMP DKI 2016 yang sebesar Rp3,1 juta masih dalam tahap besaran yang kecil. "Angka Rp3,1 juta untuk ukuran Jakarta dan kota-kota besar masih relatif kecil dan belum dapat membuat buruh hidup sejahtera," ujarnya.

"Mumpung belum ditandatangani Ahok, KSPI DKI tetap mendesak Ahok agar UMP yang diputuskan memperhatikan hasil survei KHL, kemudian ditambah besaran inflasi (7,2%) dan pertumbuhan ekonomi DKI (5,15%) menjadi Rp3.349 juta," tegasnya.

Selain itu, Winarso juga mendesak Ahok agar menetapkan upah minimum sektoral (UMSP) dengan besaran kenaikan sekitar 5-20% dari upah sektoral sebelumnya. "Seperti tahun sebelumnya upah sektoral juga harus ditetapkan 5-20% dari upah sektoral sebelumnya," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Upah Buruh Provinsi...
Upah Buruh Provinsi di Indonesia
Daftar UMP 2026 di 36...
Daftar UMP 2026 di 36 Provinsi, Siapa Paling Besar?
Aksi Tolak Upah Minimum...
Aksi Tolak Upah Minimum DIY
Ratusan Buruh Tuntut...
Ratusan Buruh Tuntut PT APS Bayar Upah Sesuai UMP
Beberapa Daerah Akan...
Beberapa Daerah Akan Tetap Naikan Upah Minimum Provinsi
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
19 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved