Ahok: Mengapa GTJ Menyerang Saya?

Selasa, 27 Oktober 2015 - 17:05 WIB
Ahok: Mengapa GTJ Menyerang...
Ahok: Mengapa GTJ Menyerang Saya?
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempertanyakan sikap PT Godang Tua Jaya (GTJ) pengelola TPST Bantar Gebang yang menyerang dirinya. Ahok berdalih statemen yang disampaikan ke media massa merupakan pengulangan dari DPRD Kota Bekasi dan hasil pemeriksaan BPK.

Ahok megatakan, tak pernah berbicara yang bukan-bukan mengenai uang Rp400 miliar. Uang tersebut dikatakan Ahok diberikan kepada PT GTJ namun tidak sesuai dengan pekerjaan atau hasil yang didapat.

"Aku (Ahok) tidak ada fitnah kok. Kita lihat uang keluar, duitnya keluar itu hasil pemeriksaan BPK. Pemeriksaan BPK itu mereka melanggar, harusnya joint operation sama PT NOE (Navigate Organic Energy), dia tidak boleh pisah. Kalau joint operation tuh anggaran tidak boleh pisah," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).

Menurut Ahok, dirinya berbicara seperti ini berdasar pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai auditor. "Hasil audit BPK bilang begitu, jadi kalau dia merasa hanya terima Rp200 miliar, berartiā€Ž PT NOE itu juga dapat Rp200 miliar dong. Kan saya bilang, harusnya mereka tidak boleh pisah rekeningnya. Kalo pisah rekening betul GTJ hanya Rp200 miliar mungkin. Makanya saya lagi cek hasilnya," jelas Ahok.

Ahok menegaskan, hanya mengulang pembicaraan dari DPRD kota Bekasi dan BPK sebagai auditor. "Fitnah yang apa? Yang bilang wanprestasi siapa? Bukan saya, tapi BPK. Yang bilang Bantar Gebang tidak memenuhi standar, kebakaran tidak ada air segala macam itu siapa? DPRD Bekasi. Saya cuma ngulang kalimat itu kok, kenapa dia mesti nyerang saya? DPRD Bekasi Komisi A, Aryanto atau siapa tuh namanya," tanyanya.
(whb)
Berita Terkait
Pengolahan Sampah dan...
Pengolahan Sampah dan Rendahnya Kesadaran Jadi Masalah Serius
Rayakan HPSN, Kemkominfo...
Rayakan HPSN, Kemkominfo Ajak Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Sampah Elektronik di...
Sampah Elektronik di Indonesia Diprediksi Tembus 4,4 Juta Ton, Begini Cara Mengatasinya
Horor! 100 Ton Sampah...
Horor! 100 Ton Sampah Menumpuk di Kali Jambe Bekasi
Kasus Penumpukan Sampah...
Kasus Penumpukan Sampah yang Mengganggu Warga
Program PHINLA Kampanyekan...
Program PHINLA Kampanyekan Cara Mudah Kelolaan Sampah dari Rumah
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
2 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
7 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
7 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
7 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
8 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved