Pembangunan Stasiun MRT di Lebak Bulus Terkendala Lahan

Kamis, 22 Oktober 2015 - 18:09 WIB
Pembangunan Stasiun...
Pembangunan Stasiun MRT di Lebak Bulus Terkendala Lahan
A A A
JAKARTA - Saat ini pembangunan Stasiun MRT di bekas Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan masih terkendala pembebasan lahan. Dari 100 bidang lahan yang harus dibebaskan, hingga kini 62 bidang lahan belum juga berhasil dibebaskan.

"Salah satu bidang lahan dimiliki oleh 10 orang. Koordinator pemilik lahan setuju dengan rencana pembebasan lahan. Saat ini sedang pengumpulan berkas," ujar Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Pulo, Mansyur mengatakan, pada wartawan di Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Menurutnya, masih banyak pemilik lahan yang meminta nilai pembebasan lebih tinggi dari nilai appraisal Rp 40-50 juta per meter persegi. Selain itu, warga juga khawatir usahanya terganggu karena akses jalan ditutup untuk pembangunan MRT.

Sementara itu, Lurah Gandaria Selatan, Muhammad Zen menerangkan, dari 31 bidang lahan yang diperlukan untuk pembangunan Stasiun MRT, masih ada 29 bidang yang belum bebas. "Baru dua bidang lahan sudah dibayarkan pekan lalu," terangnya

Zen menjelaskan, sudah melakukan pendatan ke warga secara bertatap muka. Dia juga sudah mengirimi surat permintaan pembebasan lahan ke warga. Musyawarah pembebasan lahan juga dilakukan secara rutin di kantornya.

Pembebasan lahan diperlukan untuk membangun Stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Untuk pembangunan Stasiun Haji Nawi misalnya, dibutuhkan 51 bidang lahan yang terletak di Kelurahan Gandaria Selatan dan Cipete Selatan. Dari jumlah itu, baru 11 bidang lahan yang sudah dibebaskan.

Dan dari 613 bidang lahan yang diperlukan untuk pembangunan MRT di Jakarta Selatan, 370 bidang di antaranya sudah dibebaskan. Untuk mempercepat proses pembebasan lahan, saat ini Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan pembebasan lahan untuk pembangunan stasiun. Lahan yang ukurannya di bawah satu meter tidak akan dibebaskan.

Secretary Coorporate PT MRT Jakarta Hikmat pun memaparkan, pembangunan Stasiun MRT tidak bisa dilakukan apabila lahan belum bebas. Pembangunan tetap berlanjut meskipun pembebasan lahan belum selesai. "Kami mendahulukan pembangunan koridor di lahan yang sudah bebas," tuturnya.

PILIHAN:

Dalang Penculik Mahasiswi UI Orang Dekat Korban

Pemprov Tolak GrabCar Lamborghini Mengaspal di Jakarta
(ysw)
Berita Terkait
Proyek MRT Fase 2A Tahun...
Proyek MRT Fase 2A Tahun Ini Ditargetkan Capai 23%
Begini Progres MRT Fase...
Begini Progres MRT Fase 2 pada Jalur Bundaran HI-Harmoni
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Didanai Korsel, DKI...
Didanai Korsel, DKI Bangun MRT Jakarta Fase IV Fatmawati-Kampung Rambutan
Skybridge MRT Lebak...
Skybridge MRT Lebak Bulus Ditargetkan Rampung November Ini
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
6 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
6 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved