Santri Desa Harus Ada di Garda Terdepan

Rabu, 21 Oktober 2015 - 07:03 WIB
Santri Desa Harus Ada...
Santri Desa Harus Ada di Garda Terdepan
A A A
SURABAYA - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar mendukung program Bela Negara yang digagas Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Hal ini, kata Marwan, bila diterapkan di pondok pesantren bisa memupuk rasa nasionalis mereka.

"Karena tujuannya jelas, manfaatnya jelas, apalagi faktanya sekarang ini anak-anak kita, generasi muda kita, memang masih sangat perlu diperkuat wawasan kebangsaannya, dibangkitkan nasionalismenya, diperkokoh pengabdian dan kejuangannya terhadap tanah air tercinta ini," kata Marwan dalam keterangan pers yang diterima Sindonews, Selasa (20/10/2015) malam.

Santri desa, menurut Marwan, tidak boleh menjadi penonton saja tetapi harus berada di garda terdepan dalam gerakan bela negara ini.

Kalangan pesantren dapat memainkan peran strategis dengan menjadi penggerak program bela negara.

Selain untuk para santrinya sendiri, para kiai Pesantren juga dapat mengajak dan memfasilitasi masyarakat sekitarnya untuk ikutserta dalam kegiatan bela negara yang dilaksanakan di lingkungan pesantren.

"Kalangan santri desa ini sebenarnya sudah memiliki pengalaman panjang dalam hal bela negara. Karena di lingkungan pesantren selama ini memang diajarkan bahwa cinta tanah air itu adalah sebagian dari iman, ajaran inilah yang tertanam kuat membentuk ideologi nasionalisme khas santri, membangun keyakinan bahwa mempertahankan dan membela tanah air adalah suatu bentuk jihad selama nawaitunya adalah melaksanakan perintah agama," kata dia.

Selain itu, Menteri yang lahir dari kalangan santri ini sangat berterimakasih kepada Presiden Jokowi yang telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Hal ini merupakan pengakuan dan penghargaan terhadap eksistensi dan peran penting serta komitmen, konsistensi dan loyalitas kalangan santri nusantara dalam proses tumbuh kembang, tegak dan bertahannya Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 hingga sekarang ini dan pada masa selanjutnya.

"Saya mengajak kalangan santri desa menjadikan Hari Santri Nasional ini sebagai momentum untuk lebih memperkokoh rasa cinta tanah air, meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara, lebih proaktif dalam pembangunan desa, termasuk ikut serta mengawal penggunaan dana desa, aktif dalam program pemberdayaan masyarakat desa, ini penting agar pembangunan desa mampu menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan nyata bagi seluruh warga desa," imbuh Marwan.
(sms)
Berita Terkait
Santri Innofest Jadi...
Santri Innofest Jadi Pamungkas Perayaan Hari Santri Nasional
5 Contoh Sambutan Hari...
5 Contoh Sambutan Hari Santri Nasional 2024, Bisa Dijadikan Referensi
Peringati Hari Santri...
Peringati Hari Santri Nasional, Ribuan Santri di Jombang Ikuti Upacara Pengibaran Bendera
Ngonthel Ala Santri...
Ngonthel Ala Santri di Madiun
Makna Logo Hari Santri...
Makna Logo Hari Santri 2024
Sejarah Hari Santri:...
Sejarah Hari Santri: Dari Resolusi Jihad hingga Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Bersejarah
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
29 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
36 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
54 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved