Sekdes Darupono Tewas Dicelurit Tetangganya Sendiri
Jum'at, 16 Oktober 2015 - 14:44 WIB
Sekdes Darupono Tewas Dicelurit Tetangganya Sendiri
A
A
A
KENDAL - Seorang Sekretaris Desa (Sekdes) Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, tewas dicelurit tetangganya sendiri. Korban yang diketahui bernama Ngarjo, dibacok saat memandikan burung di samping rumahnya.
Dari tubuh korban, diketahui korban menderita 10 luka bacokan. Usai membacok korban, pelaku langsung melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas dan warga.
Saat ditemukan warga, jenazah korban tampak sangat mengenaskan. Leher korban nyaris putus akibat dibacok pelaku yang diketahui bernama Kamsani. Diduga, motif pembacokan itu karena dendam pelaku terhadap korban.
Polisi yang menerima lapoan pembunuhan dari warga, langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi dan mencari keterangan dari saksi yang diketahui, saat kejadian pelaku berada di sebelah rumahnya.
Warga mengaku mendengar teriakan korban yang meminta tolong dan melihat korban sudah berlumuran darah dengan luka mengenaskan di wajah dan kepalanya. Warga melihat pelaku melarikan diri dengan masih menggenggam celurit.
Sementara itu, pembantu korban mengatakan, pelaku sempat mengancam istri korban. Bahkan, istri korban sempat ditonjok dan masuk kedalam kamar. Pembantu dan istri korban yang ketakutan mengunci semua pintu dan melihat dari celah jendela.
Pelaku kemudian membacok korban. yang saat itu sedang bersiap mengantarkan istrinya ke Kendal. Pembantu korban mengaku, sangat ketakutan dan hanya mendengar warga berteriak sambil mengejar pelaku.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kendal Iptu Fiernando Andriyansyah mengatakan, motif pelaku masih dalam penyidikan. Polisi juga masih memburu pelaku yang kabur usai membacok korban.
Usai diidentifikasi, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk di autopsi. Kasus pembunuhan perangkat desa ini, kini masih dalam penanganan Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal.
Dari tubuh korban, diketahui korban menderita 10 luka bacokan. Usai membacok korban, pelaku langsung melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas dan warga.
Saat ditemukan warga, jenazah korban tampak sangat mengenaskan. Leher korban nyaris putus akibat dibacok pelaku yang diketahui bernama Kamsani. Diduga, motif pembacokan itu karena dendam pelaku terhadap korban.
Polisi yang menerima lapoan pembunuhan dari warga, langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi dan mencari keterangan dari saksi yang diketahui, saat kejadian pelaku berada di sebelah rumahnya.
Warga mengaku mendengar teriakan korban yang meminta tolong dan melihat korban sudah berlumuran darah dengan luka mengenaskan di wajah dan kepalanya. Warga melihat pelaku melarikan diri dengan masih menggenggam celurit.
Sementara itu, pembantu korban mengatakan, pelaku sempat mengancam istri korban. Bahkan, istri korban sempat ditonjok dan masuk kedalam kamar. Pembantu dan istri korban yang ketakutan mengunci semua pintu dan melihat dari celah jendela.
Pelaku kemudian membacok korban. yang saat itu sedang bersiap mengantarkan istrinya ke Kendal. Pembantu korban mengaku, sangat ketakutan dan hanya mendengar warga berteriak sambil mengejar pelaku.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kendal Iptu Fiernando Andriyansyah mengatakan, motif pelaku masih dalam penyidikan. Polisi juga masih memburu pelaku yang kabur usai membacok korban.
Usai diidentifikasi, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk di autopsi. Kasus pembunuhan perangkat desa ini, kini masih dalam penanganan Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal.
(san)