Sempat Dirawat Usai Kecelakaan, Mantan Bupati Kulonprogo Meninggal

Kamis, 15 Oktober 2015 - 12:38 WIB
Sempat Dirawat Usai...
Sempat Dirawat Usai Kecelakaan, Mantan Bupati Kulonprogo Meninggal
A A A
KULONPROGO - Peringatan hari jadi Kabupaten Kulonprogo ke-64 diwarnai kabar duka dengan meninggalnya mantan Bupati Kulonprogo Suratidjo.

Bupati ke-7 Kulonprogo itu meninggal Kamis (15/10/2015) di Rumah Sakit Yogyakarta pada usia 77 tahun. Sebelumnya dia sempat dirawat di ICU selama beberapa hari karena menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Kasubag Humas dan TI Setda Kulonprogo Arning Rahayu mengatakan kabar duka diperoleh sekitar pukul 08.30 WIB.

Sebelumnya Bupati Hasto Wardoyo bersama dengan Wabup Sutedjo dan Ketua DPRD sudah sempat menjenguknya saat masih dirawat di ICU. "Meninggalnya di rumah sakit, dan sempat dirawat beberapa hari," jelas Arning.

Saat ini jenazahnya masih disemayamkan di rumah duka di Jalan Magelag KM 8 Melati Sleman. Rencananya siang ini akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Murtigading, Sanden, Bantul.

Banyak kenangan selama masa pengabdian beliau menjadi Bupati Kulonprogo dua periode. Dia menjabat dari 1991 sampai dengan 2001, sebelum digantikan oleh Toyo S Dipo.

Mantan ajudan Suratidjo, Sri Widodo mengatakan Suratidjo dikenal sebagai sosok yang sederhana, tetapi taat pada peraturan.

Dalam kegiatan kedinasan, jarang menggunakan pesawat terbang. Namun memilih menggunakan jasa kereta api. "Beliau cukup tegas, sederhana dan mau mendengarkan masukan dan saran dari siapapun," jelasnya.

Dikatakannya, ketika ada saran yang dianggap tidak pas, dia akan menolak dengan cara yang halus. Begitu pula ketika menegur pejabat yang menyimpang.

Selama 10 tahun menjabat, Suratidjo juga sangat konsisten memperjuangan infrastruktur. Jalan aspal masuk desa yang dirintis pendahulunya KRT Wijoyohadiningrat dilanjutkannya dengan peningkatan pengaspalan.

Begitu pula pembangunan mulai memilih bangunan bertingkat untuk menghemat lahan yang terbatas.

Selepas dari jabatannya, dia hidup dan banyak menghabiskan waktunya untuk kegiatan keagamaan. Bahkan dia kerap menjadi musyafir untuk berdakwah.
(nag)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
8 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
10 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
11 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
11 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
12 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
12 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved