Ini Penyebab Murid SMK di Tangerang Nekat Bacok Gurunya
Kamis, 08 Oktober 2015 - 16:20 WIB
Ini Penyebab Murid SMK di Tangerang Nekat Bacok Gurunya
A
A
A
TANGERANG - Pihak kepolisian masih mendalami kasus pembacokan yang dilakukan AFP, murid SMK Darussalam, Panongan, Tangerang terhadap dua gurunya. Hal itu dilatari atas kekesalan pelaku terhadap gurunya itu.
"Menurut pengakuan tersangka dalam keterangan BAP (berita acara pemeriksaan)-nya. Dia (AFP) kesal terhadap korban Muryanah karena tersangka meminta baju olahraga dan jadwal UTS. Namun tidak diberikan, padahal sudah dibayar lunas," terang Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arman di Polres Tangerang, Kamis (8/10/2015).
Ditanya soal hubungan antar keduanya, dia mengatakan, hubungan keduanya selama ini tidak ada yang aneh. "Tak ada sama sekali hubungan khusus. Saat ini kesulitan kita juga korban masih kritis, belum bisa diperiksa sama sekali," ujarnya.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tangerang IPTU Wawan Purnama juga membenarkan hal itu. "Jadi penyebabnya memang benar seperti itu, sudah tiga kali minta jadwal UTS sama baju olahraga tidak dikasih, alasannya apa? kita belum tahu alasan Muryanah," katanya.
Sekadar diketahui, AFP seorang pelajar SMK Yayasan Darussalam, di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang nekat melakukan percobaan pembunuhan kepada dua orang gurunya lantaran sering dimarahi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 7 Oktober 2015 sekitar pukul 00.45 WIB, di Rumah Yayasan Darussalam, Jalan Samirun Kampung Bubulak RT01/03 Mekarbakti, Panongan, Kabupaten Tangerang.
PILIHAN:
Saksi Kasus Pembunuhan PNF Ditahan karena Narkoba
"Menurut pengakuan tersangka dalam keterangan BAP (berita acara pemeriksaan)-nya. Dia (AFP) kesal terhadap korban Muryanah karena tersangka meminta baju olahraga dan jadwal UTS. Namun tidak diberikan, padahal sudah dibayar lunas," terang Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arman di Polres Tangerang, Kamis (8/10/2015).
Ditanya soal hubungan antar keduanya, dia mengatakan, hubungan keduanya selama ini tidak ada yang aneh. "Tak ada sama sekali hubungan khusus. Saat ini kesulitan kita juga korban masih kritis, belum bisa diperiksa sama sekali," ujarnya.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tangerang IPTU Wawan Purnama juga membenarkan hal itu. "Jadi penyebabnya memang benar seperti itu, sudah tiga kali minta jadwal UTS sama baju olahraga tidak dikasih, alasannya apa? kita belum tahu alasan Muryanah," katanya.
Sekadar diketahui, AFP seorang pelajar SMK Yayasan Darussalam, di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang nekat melakukan percobaan pembunuhan kepada dua orang gurunya lantaran sering dimarahi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 7 Oktober 2015 sekitar pukul 00.45 WIB, di Rumah Yayasan Darussalam, Jalan Samirun Kampung Bubulak RT01/03 Mekarbakti, Panongan, Kabupaten Tangerang.
PILIHAN:
Saksi Kasus Pembunuhan PNF Ditahan karena Narkoba
(mhd)