Basarnas Berhasil Evakuasi 10 Korban Aviastar ke Heliped
Selasa, 06 Oktober 2015 - 15:58 WIB
Basarnas Berhasil Evakuasi 10 Korban Aviastar ke Heliped
A
A
A
BELOPA - Tim gabungan Basarnas dari unsur SAR, TNI/Polri, Pemkab Luwu dan warga masyarakat berhasil mengevakuasi 10 jenazah korban Pesawat Aviastar dari jurang di Pengunungan Latimojong hingga ke Landasan Heliped.
Ke 10 korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena delapan jenazah dalam keadaan terbakar sehingga sulit dikenali. Hanya ada dua jenazah yang terlihat masih utuh dan bisa dikenali.
Proses evakuasi para korban Pesawat Aviastar ini memakan waktu sekitar 15 jam pulang pergi dari lokasi pesawat jatuh hingga ke landasan Heliped di Desa Panjang, Kecamatan Latimojong.
Tim SAR sempat membuat posko darurat di Dusun Gamaru, Latimojong setelah berhasil mengevakuasi 10 jenazah korban Aviastar. Jarak dari lokasi pesawat ke posko darurat sekitar 5 kilometer. Namun karena medannya sulit dijangkau memerlukan waktu 8 jam penjalanan.
Proses evakuasi ke 10 korban dipimpin langsung Kabasarnas Marsma FH Bambang Sulistiyo.
" Saya selaku Kabasarnas yang mendapatkan tugas dari pusat terkait evakuasi pesawat Aviastar hari ini mengucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan yang terdiri dari semua unsur mulai masyarakat, TNI/Polri termasuk dalamnya Kapolres dan Dandim Luwu serta aparat pemerintah setempat yang dipimpin langsung Bupati Luwu, " kata Kabasarnas di Landasan Heliped Desa Panjang, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Selasa (6/10/2015).
Keberhasilan tugas evakuasi ini, kata Kabasarnas, adalah sebagai bentuk nilai kebersamaan antara kita semua termasuk aparat pemerintah, masyarakat dan pihak lain.
"Oleh karena itu pola-pola yang seperti ini kedepan harus kita tingkatkan supaya nilai kebersaamaan dan kegotong-royongan bisa kita manfaatkan untuk kesuksesan dalam tugas lainnya, " timpal Kabasarnas.
Ke 10 korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena delapan jenazah dalam keadaan terbakar sehingga sulit dikenali. Hanya ada dua jenazah yang terlihat masih utuh dan bisa dikenali.
Proses evakuasi para korban Pesawat Aviastar ini memakan waktu sekitar 15 jam pulang pergi dari lokasi pesawat jatuh hingga ke landasan Heliped di Desa Panjang, Kecamatan Latimojong.
Tim SAR sempat membuat posko darurat di Dusun Gamaru, Latimojong setelah berhasil mengevakuasi 10 jenazah korban Aviastar. Jarak dari lokasi pesawat ke posko darurat sekitar 5 kilometer. Namun karena medannya sulit dijangkau memerlukan waktu 8 jam penjalanan.
Proses evakuasi ke 10 korban dipimpin langsung Kabasarnas Marsma FH Bambang Sulistiyo.
" Saya selaku Kabasarnas yang mendapatkan tugas dari pusat terkait evakuasi pesawat Aviastar hari ini mengucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan yang terdiri dari semua unsur mulai masyarakat, TNI/Polri termasuk dalamnya Kapolres dan Dandim Luwu serta aparat pemerintah setempat yang dipimpin langsung Bupati Luwu, " kata Kabasarnas di Landasan Heliped Desa Panjang, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Selasa (6/10/2015).
Keberhasilan tugas evakuasi ini, kata Kabasarnas, adalah sebagai bentuk nilai kebersamaan antara kita semua termasuk aparat pemerintah, masyarakat dan pihak lain.
"Oleh karena itu pola-pola yang seperti ini kedepan harus kita tingkatkan supaya nilai kebersaamaan dan kegotong-royongan bisa kita manfaatkan untuk kesuksesan dalam tugas lainnya, " timpal Kabasarnas.
(sms)