Keluarga Korban Aviastar Masih Tunggu Kabar dari Basarnas
Sabtu, 03 Oktober 2015 - 20:27 WIB
Keluarga Korban Aviastar Masih Tunggu Kabar dari Basarnas
A
A
A
JAKARTA - Keluarga korban hilangnya pesawat Aviastar masih menunggu kabar terbaru dari Basarnas soal pencarian para korban.
Pantauan di lokasi kantor Aviastar Kalimalang, Jakarta Timur terlihat ada seorang wanita berjilbab cream dan berpakaian oranye ini menangis tersedu-sedu sembari menelepon seseorang.
Wanita ini diduga merupakan salah satu keluarga korban hilangnya kontak Pesawat jenis Twin Otter milik maskapai Aviastar yang terbang dari Bandara Andi Djemm, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (MXB) ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG).
Tak banyak kata-kata yang keluar dari mulut wanita tersebut. Wajahnya terlihat panik dan menghindar dari para awak media yang hendak mengonfirmasi kabar tersebut. "Maaf ya mas. Gak dulu.. Gak dulu!" Kata wanita itu.
Usai menghindari wartawan, wanita tersebut masuk ke sebuah ruangan tempat dimana ruangan itu dipakai untuk melakukan konferensi pers terkait hilangnya kontak pesawat itu.
Pegawai-pegawai di kantor itu langsung menghalangi para awak media untuk melakukan peliputan. "Nanti ya mas, nanti ya," terang seorang pegawai wanita di kantor itu.
Sementara itu salah seorang pria yang diduga merupakan keluarga korban hanya mengatakan singkat soal identitas dirinya.
"Saya keluarga Yudistira, (Kopilot?) Iya," ujar pria yang enggan menyebut nama sembari bergegas masuk ke mobil Panther warna hitam nopol B 1172 KVI, Sabtu (3/10/2015).
Awak media yang terus mengejar keluarga Yudistira tersebut berupaya menanyakan maksud dan kedatangannya ke kantor Aviastar.
Namun mereka yang meninggalkan kantor Aviastar itu tetap enggan memberi komentar banyak perihal dugaan jatuhnya pesawat tersebut.
"Masih menunggu (kepastian dari manajemen Aviastar)," tutupnya.
Pantauan di lokasi kantor Aviastar Kalimalang, Jakarta Timur terlihat ada seorang wanita berjilbab cream dan berpakaian oranye ini menangis tersedu-sedu sembari menelepon seseorang.
Wanita ini diduga merupakan salah satu keluarga korban hilangnya kontak Pesawat jenis Twin Otter milik maskapai Aviastar yang terbang dari Bandara Andi Djemm, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (MXB) ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG).
Tak banyak kata-kata yang keluar dari mulut wanita tersebut. Wajahnya terlihat panik dan menghindar dari para awak media yang hendak mengonfirmasi kabar tersebut. "Maaf ya mas. Gak dulu.. Gak dulu!" Kata wanita itu.
Usai menghindari wartawan, wanita tersebut masuk ke sebuah ruangan tempat dimana ruangan itu dipakai untuk melakukan konferensi pers terkait hilangnya kontak pesawat itu.
Pegawai-pegawai di kantor itu langsung menghalangi para awak media untuk melakukan peliputan. "Nanti ya mas, nanti ya," terang seorang pegawai wanita di kantor itu.
Sementara itu salah seorang pria yang diduga merupakan keluarga korban hanya mengatakan singkat soal identitas dirinya.
"Saya keluarga Yudistira, (Kopilot?) Iya," ujar pria yang enggan menyebut nama sembari bergegas masuk ke mobil Panther warna hitam nopol B 1172 KVI, Sabtu (3/10/2015).
Awak media yang terus mengejar keluarga Yudistira tersebut berupaya menanyakan maksud dan kedatangannya ke kantor Aviastar.
Namun mereka yang meninggalkan kantor Aviastar itu tetap enggan memberi komentar banyak perihal dugaan jatuhnya pesawat tersebut.
"Masih menunggu (kepastian dari manajemen Aviastar)," tutupnya.
(nag)