Komnas HAM Kutuk Pembunuhan Aktivis Tambang

Senin, 28 September 2015 - 17:35 WIB
Komnas HAM Kutuk Pembunuhan...
Komnas HAM Kutuk Pembunuhan Aktivis Tambang
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) mengutuk keras kasus pembunuhan terhadap Salim Kancil aktivis petani tambang di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Hal ini disampaikan Komisioner Komnas HAM Manajer Nasution, saat dihubungi Sindonews.com, Senin (28/9/2015). (Baca berita: DPR Kecam Pembunuhan Aktivis Tambang).

Manajer Nasution menegaskan, seharusnya kepolisian segera bertindak mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap aktivis petani tambang tersebut. "Usut tuntas kasus ini siapa pun pelakunya secara profesional dan independen, " kata Manajer Nasution.

Selain itu, kata dia, negara dalam hal ini pihak kepolisian setemnpat, Pemkab Lumajang maupun Pemprov jatim harus bisa memberikan rasa aman bagi warga setempat pasca insiden pembunuhan tersebut.

Karena menurut Nasution, warga setempat merasa terintimidasi setelah pembunuhan tersebut apalagi pembunuhan tersebut diduga dilakukan di depan publik.

"Yang saya dengar pembunuhan terhadap Salim Kancil dilakukan oleh banyak orang dan dilakukan di depan cucunya sendiri. Jadi negara harus bisa menjamin hak-hak konstitusional warga negara terutama hak hidup, rasa aman, lingkungan khususnya di Desa Selo Awar-Awar. Selain itu negara tidak boleh tunduk kepada aktor non negara, " papar dia.

Manajer Nasution juga meminta agar negara dalam hal ini pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya harus bisa memberikan garansi agar peristiwa serupa jangan lagi terulang.

"Peristiwa ini adalah yang kesekian kalinya menimpa masyarakat sipil khususnya aktivis kemanusian, " tandas Nasution.
(sms)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 menit yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
11 menit yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
3 jam yang lalu
Infografis
Erik ten Hag Dipecat...
Erik ten Hag Dipecat Usai Manchester United Dihajar West Ham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved