Ahok Tawarkan Opsi Ini untuk Korban Kebakaran Tambora
Senin, 28 September 2015 - 15:30 WIB
Ahok Tawarkan Opsi Ini untuk Korban Kebakaran Tambora
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menawarkan opsi kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Tambora, Jakarta Barat. Tawaran opsi ini sama dengan yang diberikan pada warga bantaran kali.
"Saya tawarkan untuk yang punya tanah sudah jelas kan, kalau kamu punya tanah, punya sertifikat tapi kumuh, saya bongkar setengah jadi taman dan setengah jadi apartemen terus 1,5 kali buat kalian," jelas Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2015).
"Jadi kalau dia punya tanah 100 meter, apartemennya itu dapat 150 meter per segi. Kalau satu apartemen kira-kira 30 meter per segi, dia dapat 5 unit plus sertifikat hak milik juga," sambungnya.
Lebih lanjut, Ahok pernah menawarkan hal ini kepada warga bantaran kali Ciliwung khususnya pada warga Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu 26 September 2015 kemarin sekira pukul 18.00 WIB. Diketahui, kebakaran yang melanda ratusan rumah di RT 4, 5, 6, dan 7 RW 4 itu, sempat sulit dipadamkan lantaran hebatnya amukan si jago merah yang begitu besar.
"Saya tawarkan untuk yang punya tanah sudah jelas kan, kalau kamu punya tanah, punya sertifikat tapi kumuh, saya bongkar setengah jadi taman dan setengah jadi apartemen terus 1,5 kali buat kalian," jelas Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2015).
"Jadi kalau dia punya tanah 100 meter, apartemennya itu dapat 150 meter per segi. Kalau satu apartemen kira-kira 30 meter per segi, dia dapat 5 unit plus sertifikat hak milik juga," sambungnya.
Lebih lanjut, Ahok pernah menawarkan hal ini kepada warga bantaran kali Ciliwung khususnya pada warga Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu 26 September 2015 kemarin sekira pukul 18.00 WIB. Diketahui, kebakaran yang melanda ratusan rumah di RT 4, 5, 6, dan 7 RW 4 itu, sempat sulit dipadamkan lantaran hebatnya amukan si jago merah yang begitu besar.
(kri)