Ahok Sindir Pejabat Paling Kaya di DKI, Ini Orangnya
Jum'at, 25 September 2015 - 15:35 WIB
Ahok Sindir Pejabat Paling Kaya di DKI, Ini Orangnya
A
A
A
JAKARTA - Ganti reklame billboard dengan LED, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sindir pejabat paling kaya di Jakarta.
Pejabat yang disindir itu ialah Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Asbang). Menurut Ahok kekayaan itu diambil dari permainan pajak iklan dan reklame.
"Kalau dulu yang kaya raya itu Asbang, makanya saya bilang Pak Gamal (Gamal Sinurat, Asbang dan Lingkungan Hidup saat ini) telat jadi Asbang," ujar Ahok sambil tersenyum di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2015).
Tuduhan Ahok ini bukan tanpa alasan. Hal ini karena pejabat Asband terdahulu mengetahui celah permainan iklan dan reklame di Ibu Kota. (Baca: Ahok Akan Ganti Iklan Billboard dengan LED)
"Paling ngerti lah main iklan dan komisinya dapat berapa. Mainin NSR (nilai strategis reklame) segala macam, saya bisa buktikan, kalau ada pejabat tersinggung, saya bisa keluarkan gaya hidup mereka, dapat uang dari mana," tegas Ahok.
Terlebih Ahok malahan bisa menelusuri keluarga pejabat Asbang yang hidup dengan mewah seperti yang narsis dan doyan pamer tas dan mobil mewah di media sosial.
"Enggak usah bohongi saya, pakai tas apa, jam apa, di luar negeri pakai mobil apa, saya bisa buktikan. Anak anda narsis di Instagram, Facebook itu bisa kita lacak. Istri ke pesta pakai tas apa, terus di upload ke media sosial, gampang itu," pungkasnya.
PILIHAN:
Mau Salat Idul Adha, 3 Warga Ciledug Tewas Kecelakaan
Ini Alasan Asisten Masinis Kemudikan KRL Nahas
Pejabat yang disindir itu ialah Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Asbang). Menurut Ahok kekayaan itu diambil dari permainan pajak iklan dan reklame.
"Kalau dulu yang kaya raya itu Asbang, makanya saya bilang Pak Gamal (Gamal Sinurat, Asbang dan Lingkungan Hidup saat ini) telat jadi Asbang," ujar Ahok sambil tersenyum di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2015).
Tuduhan Ahok ini bukan tanpa alasan. Hal ini karena pejabat Asband terdahulu mengetahui celah permainan iklan dan reklame di Ibu Kota. (Baca: Ahok Akan Ganti Iklan Billboard dengan LED)
"Paling ngerti lah main iklan dan komisinya dapat berapa. Mainin NSR (nilai strategis reklame) segala macam, saya bisa buktikan, kalau ada pejabat tersinggung, saya bisa keluarkan gaya hidup mereka, dapat uang dari mana," tegas Ahok.
Terlebih Ahok malahan bisa menelusuri keluarga pejabat Asbang yang hidup dengan mewah seperti yang narsis dan doyan pamer tas dan mobil mewah di media sosial.
"Enggak usah bohongi saya, pakai tas apa, jam apa, di luar negeri pakai mobil apa, saya bisa buktikan. Anak anda narsis di Instagram, Facebook itu bisa kita lacak. Istri ke pesta pakai tas apa, terus di upload ke media sosial, gampang itu," pungkasnya.
PILIHAN:
Mau Salat Idul Adha, 3 Warga Ciledug Tewas Kecelakaan
Ini Alasan Asisten Masinis Kemudikan KRL Nahas
(ysw)