Keluarga Siswa SDN 07 Pagi Keluhkan Pelayanan RS Fatmawati

Senin, 21 September 2015 - 22:04 WIB
Keluarga Siswa SDN 07...
Keluarga Siswa SDN 07 Pagi Keluhkan Pelayanan RS Fatmawati
A A A
JAKARTA - Keluarga A (8), korban pemukulan di SDN 07 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menyayangkan pelayanan Rumah Sakit (RS) Fatmawati. Karena, RS Fatmawati tidak memberikan pelayanan secara cepat sehingga menyebabkan A meninggal dunia.

Dori (65), paman A mengatakan, ponakannya itu seharusnya bisa tertolong kalau pihak rumah sakit tidak mengedepankan DP Rp2,5 juta untuk operasi. Padahal, ponakannya itu datang ke rumah sakit diantar guru dan pihak sekolah. Sehingga penanganan terhadap A terlambat.

"Dia kan sama pihak kepala sekolah, seharusnya pihak sekolah juga bertangung jawab. Jangan ini menunggu keluarga datang dahulu," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/9/2015).

Meski demikian, dia tidak mempermasalahkan pihak sekolah. Tetapi, dia menyesalkan, pihak rumah sakit yang lamban dalam menangani ponakannya yang sedang sakit dengan pengurusan BPJS.

Pada saat pihak keluarga datang dan membayar Rp2,5 juta, sambungnya, RS Fatmawati hanya memasang infus kepada A bukan langsung dioperasi. "Ponakan saya hanya diinfus saja, dibiarkan begitu saja," jelasnya.

Kemudian, kata Dori, pihak RS Fatmawati juga meminta agar administrasi operasi seperti biaya sebesar Rp50 juga segera dilunasi hari itu juga. Akibatnya, korban dibiarkan terlantar di RS hanya dengan selang infus.

"Kalau soal umur itu rahasia tuhan. Tapi yang kami sesalkan penanganan di RS Fatmawati jelek sekali. Harus ada DP dahulu, harus ada uang dahulu baru ditangani. Rumah sakit cuma buat orang berduit," keluhnya.

PILIHAN:

Satpol PP Ultimatum Pedagang Hewan Kurban di Tanah Abang
(mhd)
Berita Terkait
Meluruskan Konsep Kekerasan...
Meluruskan Konsep Kekerasan di Sekolah
Sanksi Tegas Kekerasan...
Sanksi Tegas Kekerasan di Sekolah
Mengakhiri Krisis Kekerasan...
Mengakhiri Krisis Kekerasan Seksual di Sekolah
Sekolah Nirkekerasan
Sekolah Nirkekerasan
Memberdayakan Satgas...
Memberdayakan Satgas dan Tim Anti Kekerasan di Satuan Pendidikan
Banyak Pelajar Putus...
Banyak Pelajar Putus Sekolah, Kehidupan Sekolah di Korea Utara Penuh Kekerasan
Berita Terkini
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
32 menit yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
57 menit yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
1 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
1 jam yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
1 jam yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
4 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved