Cari Alternatif Lain, Warga Bidara Cina Ogah Dipaksa

Senin, 21 September 2015 - 20:14 WIB
Cari Alternatif Lain,...
Cari Alternatif Lain, Warga Bidara Cina Ogah Dipaksa
A A A
JAKARTA - Warga Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memberikan alternatif yang baik bukan paksaan. Karena, relokasi ke rumah susun (rusun) yang diberikan pemerintah bukan solusi baik melainkan paksaan.

"Harusnya tanya dahulu ke warga mau enggak dipindahkan ke rusun. Diganti rusun itu paksaan bukan pilihan," tegas Heru, warga RW 14 saat ditemui di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (21/9/2015).

Menurut dia, kehidupan di rusun tidak lebih baik dengan apa yang dirasakan saat ini. Karena, dia berpatokan kepada warga Kampung Pulo yang justru mengalami kesengsaraan. (Baca: Pintu Masuk Sodetan Ciliwung-KBT Ditargetkan November Selesai)

Maka itu, dia meminta pemerintah agar memberikan alternatif yang lebih baik sebagai hak warga dan bukan paksaan. "Ini kan waktunya makin dekat, kami juga was-was. Jadi pemerintah kalau bisa bersikap terbuka saja," tuturnya.

Warga RW 14 lainnya, Dedi mengaku tetap akan meminta penggantian sesuai perjanjian yang pernah disampaikan pada 2013 lalu. Dedi menyebutkan, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah yang saat itu masih menjabat sebagai asisten Pemerintah Kota Jakarta Timur mengatakan akan mengganti semua tanah dan bangunan.

"Sekarang tiba-tiba berubah seperti ini. Kalau tentang rusun itu kan memang hak kami, kalau sudah pindah kami juga tetap dapat ganti rugi," katanya.

Dedi tak menyebutkan berapa jumlah ganti rugi yang diinginkan. Ia hanya mengatakan, jumlah itu bisa disesuaikan dengan luas lahan yang warga tempati.

Sekadar diketahui, pada proyek sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur (KBT), ada tiga RW yang akan dilakukan penertiban. RW itu adalah RW 04, 05, dan 14. Sedangkan di RW 05 dan RW 14 telah dilakukan inventarisasi 96 bangunan termasuk yang ada di bantaran kali.

PILIHAN:

Bentrok di Kampung Pulo, Seorang Warga Ditangkap


Nyali Satpol PP Ciut, Penggusuran Kampung Pulo Molor
(mhd)
Berita Terkait
Cegah Banjir, Pemkot...
Cegah Banjir, Pemkot Jaktim Kerahkan Damkar Bersihkan Saluran Air
Antisipasi Banjir, Pemkot...
Antisipasi Banjir, Pemkot Jaktim Uji Coba Sumur Resapan di D.I Panjaitan
Cegah Banjir, Pemkot...
Cegah Banjir, Pemkot Jaktim Normalisasi Sodetan Kali Sunter ke Waduk TIU
Pemkot Jaktim Pastikan...
Pemkot Jaktim Pastikan Warga Korban Tembok Jebol PT Khong Guan Dapat Ganti Rugi
Pemkot Jaktim: Kami...
Pemkot Jaktim: Kami Tak Akan Biarkan Lumpur Banjir di Rumah Warga Mengeras
Banjir Rendam Kampung...
Banjir Rendam Kampung Makasar Jaktim
Berita Terkini
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
23 menit yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
1 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
1 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
1 jam yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
2 jam yang lalu
Infografis
6 Pebulu Tangkis Indonesia...
6 Pebulu Tangkis Indonesia Hengkang Bela Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved