Sebelum Kabur ke Lampung, Pembunuh Wanita Jepang Sempat ke Indekos
Kamis, 10 September 2015 - 22:16 WIB
Sebelum Kabur ke Lampung, Pembunuh Wanita Jepang Sempat ke Indekos
A
A
A
JAKARTA - Sebelum tertangkap di daerah Lampung, M (45), pelaku pembunuhan wanita asal Jepang Yoshimi Nishimura (28), sempat pulang ke indekosnya yang ada di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.
"Dia sempat pulang ke Ciracas, lalu lari ke Lampung. Di kosannya itu kami menemukan ada ponsel korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2015).
M ditangkap di dalam bus tepatnya di daerah Langkapura, Lampung, siang tadi. Saat ditangkap, pelaku mengenakan kaus warna merah dan jaket jeans.
Dari barang bukti ponsel milik korban yang ditemukan di indekos tersangka, diketahui tersangka melakukan pencurian. Selain handphone, M juga mencuri sejumlah uang Manager General Affair Yamaha, Pulogadung itu.
"Ada uang yang dicuri, tapi berapa besarnya masih dilakukan pendalaman dan interogasi," tuturnya.
Dari hasil interogasi sementara, tersangka mengaku membunuh korban dengan cara dicekik. Namun polisi tidak begitu saja mempercayainya.
"Pengakuan sementara, korban dicekik. Ini akan kita cocokkan dengan hasil autopsi," ujarnya.
Yoshimi adalah Manager General Affair Yamaha, Pulogadung, Jakarta Timur. Korban tinggal di apartemen tersebut selama tiga bulan.
Korban dibunuh pada Jumat 4 September 2015 malam. Namun baru ditemukan tewas pada Senin 7 September 2015 pagi, ketika hendak dijemput oleh sopirnya.
PILIHAN:
Polisi Ringkus Pembunuh WN Jepang di Lampung
"Dia sempat pulang ke Ciracas, lalu lari ke Lampung. Di kosannya itu kami menemukan ada ponsel korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2015).
M ditangkap di dalam bus tepatnya di daerah Langkapura, Lampung, siang tadi. Saat ditangkap, pelaku mengenakan kaus warna merah dan jaket jeans.
Dari barang bukti ponsel milik korban yang ditemukan di indekos tersangka, diketahui tersangka melakukan pencurian. Selain handphone, M juga mencuri sejumlah uang Manager General Affair Yamaha, Pulogadung itu.
"Ada uang yang dicuri, tapi berapa besarnya masih dilakukan pendalaman dan interogasi," tuturnya.
Dari hasil interogasi sementara, tersangka mengaku membunuh korban dengan cara dicekik. Namun polisi tidak begitu saja mempercayainya.
"Pengakuan sementara, korban dicekik. Ini akan kita cocokkan dengan hasil autopsi," ujarnya.
Yoshimi adalah Manager General Affair Yamaha, Pulogadung, Jakarta Timur. Korban tinggal di apartemen tersebut selama tiga bulan.
Korban dibunuh pada Jumat 4 September 2015 malam. Namun baru ditemukan tewas pada Senin 7 September 2015 pagi, ketika hendak dijemput oleh sopirnya.
PILIHAN:
Polisi Ringkus Pembunuh WN Jepang di Lampung
(mhd)