Ida Ayu Premayanti, Bangga Harumkan Nama Denpasar

Jum'at, 04 September 2015 - 12:30 WIB
Ida Ayu Premayanti,...
Ida Ayu Premayanti, Bangga Harumkan Nama Denpasar
A A A
DENPASAR - Mewakili Denpasar di ajang Pemilihan Ratu Bunga dalam Tomohon Flower Festival yang digelar di Tomohon, Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu, tentu membawa kesan tersendiri bagi Ida Ayu Premayanti.

Bayangkan saja, Dayu harus menggunakan kostum yang dirancang khusus dengan berat 18 kg. Perempuan berkulit putih ini mengaku sempat mengalami kesulitan karena harus merakit sendiri pakaian yang dibawa dari Bali.

"Berangkat ke Tomohon sendiri, jadi mau tidak mau harus melakukannya sendiri. Untuk rakit baju saja perlu waktu sekitar tiga jam. Sempat tidak yakin, tapi berkat dukungan teman-teman dan keluarga dari Bali, akhirnya saya kembali percaya diri," katanya saat ditemui di Denpasar.

Mahasiswi Jurusan Agribisnis Universitas Udayana ini menyisihkan 19 finalis dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia dalam ajang Tomohon Flower Festival.

Dayu yang mengaku menyukai bunga teratai ini bangga karena bisa mengharumkan nama Bali, khususnya Denpasar, dalam kegiatan berskala nasional.

Juara II Teruna-Teruni Denpasar 2014 ini menyatakan sempat down karena penerbangannya ke Tomohon sempat tertunda akibat erupsi Gunung Raung.

"Sempat down banget, karena keberangkatan ditunda. Pikiran sudah tidak karuan, tapi mungkin karena sudah jalannya, akhirnya jadi berangkat, meskipun bagasi sempat over sampai 18 kg," jelasnya.

Perjuangan Dayu pun tidak sia-sia. Pada malam puncak pagelaran Tomohon Flowers Festival, Dayu menyabet gelar Runner Up I Best Custome. Dayu pun bangga bisa memperkenalkan bunga khas Bali yakni jepun dan jempiring.

"Di sana, pengetahuan finalis tentang bunga benar-benar menjadi poin utama. Kita harus mengetahui sejarah dan semua tentang bunga. Beruntung Bali sudah terkenal dengan keberadaan bunga Jepun yang memang identik dengan Bali," kata putri dari pasangan Ida Bagus Ketut Sutawan (alm) dan Jero Widari ini.

Perempuan kelahiran Denpasar, 11 September 1994 ini berharap Bali bisa meniru Tomohon yang benar-benar memanfaatkan bunga sebagai ikon daerahnya.

Menurutnya, Bali sudah memiliki bunga jepun yang memang identik dengan perempuan Bali. "Orang luar tuh berpikir, semua perempuan Bali pasti menggunakan jepun di rambutnya. Itu yang membuat saya bangga ketika memperkenalkan Bali."
(zik)
Berita Terkait
Hobi Koleksi Kendaraan...
Hobi Koleksi Kendaraan Mewah, Sultan PIK Ikut Bintangi Crazy Fast Indonesian 2
Sukses Hadirkan Ayu...
Sukses Hadirkan Ayu Gani, The Where Next Club Episode 2 Angkat Sosok William Tjandra
Jessica N Widjaja Dipilih...
Jessica N Widjaja Dipilih Jadi Ketua G100 Indonesia
Rayhan Farqi, Filmmaker...
Rayhan Farqi, Filmmaker Muda Asal Bandung dengan Karya Seni Multidimensi
Menengok Kiprah Maurina...
Menengok Kiprah Maurina Arlia, Sosok di Balik Sukses Buah Bibir Nusantara
Sosok Erik Mandala Putra,...
Sosok Erik Mandala Putra, Gigih dan Terus Berinovasi
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
1 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
4 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
5 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
5 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
6 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
6 jam yang lalu
Infografis
Muhammad Jadi Nama Terpopuler...
Muhammad Jadi Nama Terpopuler untuk Bayi Lelaki di Inggris Raya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved