Ini Kronologi Penembakan Anggota TNI di Polman Menurut Kadispenad

Minggu, 30 Agustus 2015 - 20:46 WIB
Ini Kronologi Penembakan...
Ini Kronologi Penembakan Anggota TNI di Polman Menurut Kadispenad
A A A
JAKARTA - Prada Yuliadi, anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makasau, tewas tertembak di Arena Sirkuit Balap Motor, Kompleks Stadion S Mengga, Polman, Sulawesi Barat, Minggu (30/8/2015).

Kadispenad Brigjen TNI Wuryanto menyatakan penembakan tersebut bukan karena bentrok antara TNI dengan Polri melainkan hanya kesalahpahaman saja.

Berikut kronologi kejadiannya berdasarkan versi Dinas Penerangan TNI AD.

Minggu (30/8/2015) Pukul 14.00 Wita di Sirkuit permanen Sport Center Jalan Stadion Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Polman telah terjadi perkelahian anggota Kodim 1401/Majene Praka Laksmono (34) yang menjabat sebagai Caraka Tud Dim 1401/Majene, dengan anggota Patmor Polres Polman Bribda Ambo Siki.

Kejadiannya bermula saat Praka Rusmono sedang menonton balapan dengan anggota kru MMS Racing Team Majene An Umar (27) didatangi beberapa anggota Patmor dan diminta untuk tidak menonton di atas lintasan balapan.

Lalu salah satu rekan Praka Laksmono anggota kru MMS Racing Team Majene terkena tongkat anggota Patmor sehingga hampir terjatuh di parit sehingga Praka Laksmono tidak terima menghampiri anggota Patmor dan menyampaikan. "Jangan begitu pak saya juga anggota," kata Laksmono, ketika itu.

Beberapa anggota Patmor Polres Polman yang melihat kejadian tersebut tidak terima hingga terjadi perkelahian tak berimbang.

Kemudian sekitar pukul 14.30 Wita, lanjut Kadispenad, Kapolres Polman AKBP Agoeng Adi Koerniawan tiba di TKP untuk mendamaikan kedua belah pihak disaksikan oleh Pasi Ops Dim 1402/Polmas Kapten Inf Martani.

"Kedua belah pihak dapat menerima dan saling memaafkan, tulis Kadispenad dalam pesan singkat yang dikirimkan ke Sindonews.com, Minggu (30/8/2015).

Namun pada Pukul 16.00 Wita ditempat yang sama telah terjadi penembakan terhadap anggota Kompi Senapan B Yonif 721/Mks Prada Yuliadi oleh anggota Polres Polman diduga diakibatkan karena kesalapahaman dari anggota Kodim 1401/Majene.

Akibat kejadian tersebut Prada Yuliadi terkena tembakan di bagian perut dan meninggal dunia di tempat.

Saat ini, kata Brigjen TNI Wuryanto, situasi sudah kondusif Pangdam VII/Wirabuana dan Kapolda Sulselbar sudah ada di tempat untuk menyelesaikan masalah.

"Kepada seluruh anggota TNI AD dan Polri dimana pun berada supaya tidak terpengaruh dengan kejadian tersebut. Percayakan kepada Pangdam dan Kapolda untuk menyelesaikannya. Karena kesalahpahaman ini tidak ada hubungannya dengan satuan maupun korp manapun, " tandas Wuryanto.
(sms)
Berita Terkait
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Tradisi Penciuman Panji,...
Tradisi Penciuman Panji, 493 Perwira Remaja TNI AD Resmi Dilantik
Panglima Kodam Iskandar...
Panglima Kodam Iskandar Muda Pimpin Upacara Penutupan Pendidikan TNI AD di Aceh
Danramil Jayapura Utara...
Danramil Jayapura Utara Minta Sumbangan, TNI AD Bakal Beri Sanksi
Rekrutmen TNI AD 2026...
Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka, Cek Syarat Menjadi Bintara dan Tamtama
327 Prajurit Jalani...
327 Prajurit Jalani Pembentukan Bintara TNI AD di Aceh
Berita Terkini
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
51 menit yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
1 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
2 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
3 jam yang lalu
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
3 jam yang lalu
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
4 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved