JPO Depan UHN Dibiarkan Rusak

Rabu, 26 Agustus 2015 - 09:29 WIB
JPO Depan UHN Dibiarkan...
JPO Depan UHN Dibiarkan Rusak
A A A
MEDAN - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya depan Universitas HKBP Nomensen (UHN), tampak rusak parah sehingga tidak layak digunakan.

“Sudah hampir enam tahun lebih saya melintas di sini setiap hari, dan kondisi JPO itu sudah tidak bisa digunakan,” kata warga Medan Tembung, Zulkarnaen Nasution, 36, kepada KORAN SINDO MEDAN, Selasa (25/8). Laki-laki yang bekerja sebagai pegawai swasta tersebut menilai keberadaan JPO sengaja dibiarkan begitu saja walaupun kondisinya sudah lama rusak.

Sebagian dindingnya bahkan dimanfaatkan untuk memasang papan reklame. Menurut Zulkarnaen, pembangunan JPO tersebut sebenarnya kurang tepat, mengingat zebra cross sudah tersedia di dekat traffic light, yang hanya sekitar beberapa meter jaraknya. Lagi pula, lalu lintas di kawasan itu satu arus, sehingga JPO tidak begitu dibutuhkan. “Cukup saat lampu merah, pejalan kaki melintas,” ujarnya.

Zulkarnaen menilai, Pemerintah Kota (Pemko) Medan perlu mempertegas keberaan JPO tersebut apakah masih perlu diperbaiki untuk difungsikan lagi atau tidak. Kalau kondisinya dibiarkan seperti sekarang, oknum- oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkannya untuk memasang papan reklame. Tidak hanya itu, JPO dikhawatirkan bisa ambruk saat ada angin kencang karena fondasi bangunan sudah mulai rapuh. “Apa gunanya, tangga sudah putus dan sudah terlihat rusak. Kalau sudah ambruk, bisa jadi nanti makan korban, lalu siapa yang bertanggung jawab,” katanya.

Sementara warga Jalan Gaharu, Yani, 37, mengakui keberadaan JPO di Jalan Perintis Kemerdekaan sudah rusak sejak lama dan dibiarkan begitu saja. Dia sendiri tidak pernah menggunakannya saat menyeberang jalan, lantaran lebih memilih menggunakan zebra cross. Selama ini, Yani juga tidak pernah lagi melihat warga sekitar maupun mahasiswa menyeberang lewat JPO. “Saya setiap belanja ke kawasan Jalan Sutomo tidak pernah menggunakan JPO,” kata ibu rumah tangga itu.

Masalah JPO tersebut tidak bisa dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Perhubungan Pemko Medan, Renward Parapat. Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Renward tidak menjawab.

Irwan siregar
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
48 menit yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved