Nenek Maysi Minta Pembunuh Cucunya Dihukum Mati

Kamis, 20 Agustus 2015 - 18:04 WIB
Nenek Maysi Minta Pembunuh...
Nenek Maysi Minta Pembunuh Cucunya Dihukum Mati
A A A
WATANSOPPENG - Nenek korban pembunuhan ayah kandung, Maysi Angelia Putri (19), meminta pelaku pembunuhan cucunya dihukum mati.

"Saya minta ettanya (Bapak) Maysi dihukum mati saja, dia tega membunuh dan menodai putrinya sendiri," kata Nenek Maysi, Hanaya, saat ditemui di kediamannya di Jalan Khayangan, Watansoppeng, Soppeng, Sulawesi Selatan, Kamis (20/8/2015).

Dia menceritakan, dirinya terakhir kali bersama putrinya pada Jumat (14/8/2015) sekitar pukul
21.00 Wita. Saat itu, ayah Maysi, Hasyaruddin alias Unding (40), menjemput anaknya.

"Maysi baru berapa bulan lalu pulang ke sini, setelah dia lulus SMA di Bontang," katanya.

Maysi ikut ibunya ke Bontang setelah lulus SMP beberapa tahun lalu. Semasa kecil, sejak ibunya bercerai dengan ayahnya, Maysi tinggal bersama neneknya di Soppeng, kemudian sekolah SD hingga SMP di daerah yang digelari Kota Kalong tersebut.

"Tidak ada firasat yang aneh ketika cucu saya dijemput oleh ayahnya, karena kami berpikir yang menjemput adalah ayah kandungnya. Kami berpikir, tidak mungkin seorang ayah akan menodai dan membunuh darah dagingnya sendiri," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Wajo AKBP M Guntur mengatakan, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Terkait pasal perencanaan pembunuhan, pihaknya masih melakukan pendalaman.

"Kami masih mendalami kasus ini. Untuk sementara kita pakai 338 dulu, kita lihat perkembangan selanjutnya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat menggegerkan warga Jalan Andi Pallajareng Empagae, Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo. Mayat wanita dengan posisi tertelungkup dan ditutupi rumput ini ditemukan Selasa (18/8/2015) sekitar pukul 12.40 Wita.

Korban mempunyai ciri-ciri kulit putih, rambut sebahu dan pirang di ujung, mata sipit, alis sudah dicukur, memakai cincin putih di jari kelingking, dan gelang emas.

Empat jam setelah penemuan mayat, pelaku yang merupakan ayah kandung korban mengakhiri pelariannya setelah diamankan di Mapolres Bone. Selain membunuh anaknya, pelaku juga mengaku telah menggauli anaknya sebanyak sembilan kali.
(zik)
Berita Terkait
Ngeri, Mayat Terbungkus...
Ngeri, Mayat Terbungkus Kantong Sampah Gegerkan Warga Bogor
31 Tahun Jadi Misteri,...
31 Tahun Jadi Misteri, Mayat Wanita Bertato Bunga Teridentifikasi
Polisi Ungkap Identitas...
Polisi Ungkap Identitas Mayat Wanita yang Alami 22 Luka Tusuk
Ngeri! Mayat Tanpa Identitas...
Ngeri! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di BKT, Diduga Korban Pembunuhan
Karo Gempar! Mayat Korban...
Karo Gempar! Mayat Korban Pembunuhan Dibuang ke Jurang
Warga Cisalak Depok...
Warga Cisalak Depok Geger, Potongan Kaki Ditemukan di Setu Pengarengan
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
49 menit yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
53 menit yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
1 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
2 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
4 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
4 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved