Harga Tinggi, Omzet Daging Ayam Lesu

Rabu, 19 Agustus 2015 - 09:02 WIB
Harga Tinggi, Omzet...
Harga Tinggi, Omzet Daging Ayam Lesu
A A A
GARUT - Tingkat penjualan daging ayam di Kabupaten Garut lesu. Lemahnya penjualan ini disebabkan harga daging ayam masih relatif tinggi, yakni Rp35.000/kg.

Menurut para pedagang, harga daging ayam belum mengalami perubahan pasca-Lebaran beberapa waktu lalu. Seorang pedagang daging di Blok H Pasar Induk Guntur Ciawitali Garut, Rini, 36, mengatakan tingginya harga daging membuat omzetnya menurun. “Daya beli masyarakat tidak sebanding dengan harga daging yang masih tinggi. Kalau pun ada pembeli, mereka tidak membeli banyak. Secara tidak langsung, hal ini berpengaruh kepada omzet penjualan,” kata Rini, kemarin.

Dia menambahkan, harga normal daging ayam biasanya Rp25.000/kg. Rini sendiri mengaku tidak tahu penyebab masih tingginya harga daging ini. “Sejauh ini pasokan normal. Tidak ada kelangkaan. Apakah penyebabnya karena pakan mahal atau apa, saya belum tahu. Cuma dari penjelasan pengirim ayam yang suka kemari, memang harganya masih tinggi,” ujarnya.

Penjual daging lainnya, Rudy, 43, mengeluhkan hal yang sama. Dia menyebut tingkat penjualan dagingnya menyusut hingga 50 persen. “Omzet dagangan saya sekarang berkurang. Kurang lebih sekitar 50 persenan. Biasanya daging itu jam 10.00 WIB pagi sudah habis, sementara sampai jam 11.00 WIB siang tadi masih banyak,” ucapnya.

Rudy meminta agar pemerintah turun tangan dalam menyelesaikan persoalan ini. Sebab tingginya harga daging ayam bukan hanya menyulitkan pembeli, tetapi membuat penghasilan pedagang berkurang. Seorang warga asal Desa Suci, Ke camatan Karangpawitan, Euis, 43, menuturkan sangat keberatan dengan masih tingginya harga daging ini.

“Kalau harganya tinggi di musim Lebaran saya paham, karena pasti banyak permintaan. Sekarang lebaran telah berlalu. Pasokan daging normal tidak langka, permintaan pun tidak sebanyak seperti lebaran. Lalu yang saya heran, kenapa harganya masih tinggi,” keluhnya.

Fani ferdiansyah
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
33 menit yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
3 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
7 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
7 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
7 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved