Bom Meledak, Tiga Prajurit TNI Luka Parah

Selasa, 18 Agustus 2015 - 09:15 WIB
Bom Meledak, Tiga Prajurit...
Bom Meledak, Tiga Prajurit TNI Luka Parah
A A A
PURWOREJO - Upacara peringatan HUT ke-70 Kemerdekaan RI di Alun-alun Purworejo diwarnai insiden berdarah kemarin.

Tiga anggota TNI terkena ledakan bom setelah upacara. Kejadian berawal saat digelarnya drama kolosal berjudul “Merah Putih di Dadaku” yang diperagakan oleh sejumlah anggota Kodim 0708 dan para pemuda Karang Taruna. Nahas, saat peragaan membawa sebuah bom TNT, bom itu meledak.

Insiden tersebut membuat seluruh pemain drama maupun masyarakat yang saat itu tengah berkumpul di Alun-alun Purworejo panik. Mereka berhamburan menjauh dari lokasi ledakan. “Awalnya biasa-biasa saja. Penonton pun terlihat tertib menyaksikan drama itu. Namun, tiba-tiba suasana mencekam karena terdengar ledakan yang sangat keras dan diikuti dengan teriakan serta kepulan asap,” ujar Bayu, 43, warga Kampung Plaosan.

Akibat insiden itu, tiga anggota TNI yang bertugas di Kodim 0708 mengalami luka serius di bagian tangan. Ketigakorbanmasing-masing Serka Sholeh, Sertu Boy, dan seorang lagi belum diketahui identitasnya. Ketiga korban langsung dibawa mobil ambulans ke RSUD Saras Husada. Meski diwarnai insiden, drama kolosal tersebut terus berlangsung hingga selesai.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Komandan Kodim 0708 Letkol Tommy Arif. Dia enggan memberikan komentar atas insiden yang menimpa prajurit Kodim tersebut. Sementara di Kendal, sejumlah peserta upacara di Stadion Madya Kendal mengalami pingsan dan beberapa di antaranya seperti kesurupan.

Sejumlah peserta upacara mengalami pingsan karena diduga belum sempat sarapan pagi dan kondisi tubuh tidak fit. Petugas kesehatan yang berjaga harus menggotong peserta yang pingsan ke tenda dan diberi bantuan oksigen. Tidak hanya peserta yang jatuh pingsan, sejumlah pelajar putri berteriak histeris di tenda kesehatan.

Tri Yulianti, seorang peserta mengaku tidak sempat sarapan pagi karena khawatir terlambat mengikuti upacara. “Sudah berangkat dari rumah sejak pukul 07.00 WIB danmenunggu cukuplamadilapangan upacara,” ujarnya. Saat upacara dimulai beberapa waktu kemudian, dia mengalami pening dan tubuhnya lemas. “Saya tidak kuat karena belum makan dan panas,” ucapnya.

Muhammad Nurul Imam, peserta upacara lain, juga mengalami hal yang sama. Dia mengalami dehidrasi lantaran cuaca terik dan kondisi tubuh tidak fit . “Rasanya pusing dan tiba-tiba lemas,” ujarnya. Sejumlah pelajar yang pingsan memenuhi tenda kesehatan dan sebagian lagi berteduh di bawah pohon.

Petugas kesehatan juga menyiapkan tabung oksigen untuk pelajar yang pusing dan sesak napas. Upacara bendera HUT kemerdekaan ini juga diisi drama kolosal yang menggambarkan perjuangan membebaskan belenggu penjajah.

Terjun Payung

Warga Sukoharjo mendapat hiburan gratis usai upacara HUT ke-70 RI di Alun-alun Satya Negara kemarin. Warga mendapat hiburan drama kolosal “Indonesia Menyala” dan juga atraksi terjun payung dari Kopassus Grup II Kandang Menjangan.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Riyanto mengatakan, masyarakat khususnya, “Drama kolosal ini sengaja kami rencanakan untuk memberikan gambaran bagaimana para pejuang dan para pahlawan meraih kemerdekaan. Bahwa kemerdekaan itu bukan pemberian Belanda, tapi didapat karena perjuangan,” tandasnya.

Peringatan HUT Kemerdekaan kemarin secara umum berjalan lancar. Meskipun saat pengibaran bendera sempat terjadi kesalahan oleh petugas pengibar bendera. Kesalahan muncul saat bendera dibentangkan, bendera justru tersilang.

Meski demikian, pengibaran bendera sendiri terus dilanjutkan meski warga yang menyaksikan sempat gaduh atas kesalahan tersebut.

Heri priyantono/ Wikha setiawan/ Sumarno
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
1 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
3 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
3 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
15 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved