Sekolah Ngotot Bangun RKB

Kamis, 13 Agustus 2015 - 10:43 WIB
Sekolah Ngotot Bangun...
Sekolah Ngotot Bangun RKB
A A A
BANDUNG BARAT - Pihak SMP Negeri 3 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat akan tetap membangun ruang kelas baru (RKB) meskipun ada penolakan dari pihak RW 22, Kompleks Bukit Permata, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah.

Kepala SMP Negeri 3 Ngamprah, Juhaendi mengatakan, pihaknya sudah menempuh berbagai prosedur agar pembangunan RKB tersebut bisa segera dilaksanakan. Hal itu dikarenakan waktu pembangunan sudah molor dan khawatir melewati tenggat waktu yang sudah ditentukan oleh pihak dinas pendidikan. “Pembangunan harus segera dilakukan dan tadi sudah dilakukan pengukuran ulang, tanpa merubah posisi banggunan,” ucapnya saat ditemui di SMP Negeri 3 Ngamprah kemarin.

Dia mengungkapkan, pihaknya mempertanyakan keberatan pihak RW 22 untuk pembangunan sekolah, dengan alasan bahwa dari lima point kesepakatan hanya satu point yang belum terpenuhi, yakni perbaikan jalan menuju sekolah. Akan tetapi itu tidak bisa dijadikan alasan keberatan karena bukan kewajiban sekolah untuk membangun jalan.

“Kami sudah berupaya memenuhi kewajiban dengan melakukan berbagai upaya beserta pihak desa, serta memberikan dukungan tapi tidak bisa direalisasikan karena asetnya masih berada di pihak pengembang,” jelas Juhaendi. Di satu sisi, pihak sekolah pun sudah melakukan pendekatan secara personal atau pun kelembagaan, tapi tetap buntu.

Akhirnya pihak RW 22 mengeluarkan selembar surat keberatan dan meminta agar pembangunan ditunda. Namun dalam surat tersebut tidak ada tandatangan warga dan hanya tandatangan RW dan beberapa RT yang disertai stemple. Berbeda dengan masyarakat. Mereka mendukung sepenuhnya pembangunan RKB dengan alasan untuk kepentingan pendidikan.

Begitu pihak Disdikpora sudah meminta agar segera dimulai pembangunanya. “Atas dasar yang kuat, pihak sekolah akan segera membangun karena kebutuhan akan kelas baru tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegasnya.

Juhaendi menyatakan, SMP Negeri 3 Ngamprah mendapat bantuan dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp589 juta atau per ruang kelas dengan mebelernya masing-masing Rp140 juta. Diharapkan dengan adanya penambahan empat RKB akan berdampak terhadap meningkatnya proses belajar mengajar di sekolah. “Saat ini dengan jumlah 820 siswa hanya tersedia 6 ruang kelas, akibatnya dilakukan sistem shift dan sebagian lagi dititip di sekolah lainnya,” tandasnya.

Salah seorang orang tua siswa yang hadir, Ipung mengatakan, sebagai orang tua dirinya mendukung dengan rencana pembangunan RKB. Mengingat sejauh ini anaknya sekolah masuk siang dan pulang sore hari.

“Sebagai orang tua mendukung adanya pembangunan kelas baru, dan menjadi pertanyaan kalau ada pihak lain yang menolak. Padahal itu kan untuk anakanak kami juga,” tuturnya.

Raden bagja mulyana
(bbg)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
4 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
13 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
13 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
13 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved