Menpora Bikin Klub Galau

Rabu, 12 Agustus 2015 - 06:56 WIB
Menpora Bikin Klub Galau
Menpora Bikin Klub Galau
A A A
SEMARANG - Klub-klub Divisi Utama di Jawa Tengah mendesak Menpora segera mengakhiri konflik dengan PSSI agar masa depan sepak bola nasional tidak hancur.

Klub sudah bosan dan muak dengan konflik yang tak berujung tersebut. Menpora maupun PSSI diminta memikirkan nasib pemain, pelatih, dan semua elemen yang terlibat di sepak bola. Klub Divisi Utama di Jateng galau dan risau karena Imam Nahrawi berusaha mengganjal Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015/2016 yang rencananya akan digelar pada pekan ketiga Oktober mendatang.

Padahal, jika ISL jadi digelar, kick-offkompetisi kasta kedua itu digulirkan tak lama setelah ISL. Belakangan, Menpora melayangkan surat kepada kepolisian meminta agar tidak merekomendasikan izin keramaian. Tak ayal, hal ini mengundang kekecewaan dari klub DU, salah satunya PSIS Semarang. ”Kita berharap disudahi, apa sih yang dicari? Seharusnya keinginan dari PSSI dan Menpora bisa didiskusikan,” ujar penasihat PSIS Wahyu Winarto, kemarin.

Menurut Wahyu, karena ini menyangkut kepentingan orang banyak, seharusnya perlu didiskusikan. Tidak hanya kalangan pemain, pelatih, dan ofisial, unit usaha kecil yang ikut terbantu dengan adanya pertandingan sepak bola juga ikut tiarap. ”Masalah ini akan terpecahkan jika PSSIKemenpora bisa duduk bersama,” katanya. Kendati sudah berancang-ancang mengumpulkan pemain bulan depan, Mahesa Jenarkembali harus menunggu sampai ada kejelasan lebih jauh terkait kepastian kompetisi. Apalagi, setelah Kemenpora meminta agar Kapolri tidak memberi izin pertandingan ISL.

”Kami hanya bisa menunggu sampai ada kepastian. Kalau ada kompetisi, kami akan kembali kumpulkan pemain,” ujarnya. Di tempat terpisah, Sekretaris Persis Solo Sapto JP juga meminta agar konflik antara PSSI dan Kemenpora segera disudahi. Klub DU sudah tidak sabar merasakan lagi atmosfer kompetisi resmi. Turnamen yang ada tidak bisa dijadikan pengganti kompetisi karena nilainya berbeda.

”Semangatnya pasti berbeda, pemain turun dalam turnamen dan bermain di kompetisi,” kata Sapto JP. PSSI bersama dengan PT Liga Indonesia berencana menggulirkan lagi Kompetisi ISL setelah memenangkan gugatan PTUN atas pembekuan yang dilakukan Kemenpora. Belum sempat mengundang tim-tim klub di kasta tertinggi merapatkan barisan mempersiapkan kompetisi, Menpora sudah berupaya menjegal jalannya kompetisi dengan menyurati Kapolri.

Arif purniawan
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
20 menit yang lalu
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
1 jam yang lalu
Puslabfor Polri Datangi...
Puslabfor Polri Datangi Klinik Mordent, Olah TKP Lanjutan Kematian Sutrimo
1 jam yang lalu
6 Anggota Polres Tangsel...
6 Anggota Polres Tangsel Termasuk Kasat Narkoba Diserahkan ke Paminal Polda Metro
1 jam yang lalu
Bea Cukai Kediri Gagalkan...
Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Senilai Rp4,7 Miliar selama Juni 2026
1 jam yang lalu
Gebyar Kebaya di SCBD,...
Gebyar Kebaya di SCBD, Rayakan Jati Diri Perempuan Indonesia
1 jam yang lalu
Infografis
Penampakan Jet Tempur...
Penampakan Jet Tempur 3 Mesin Tanpa Ekor Milik China Bikin Heboh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved