Bikin Onar di Diskotek Bengkel, 3 Pemuda Meringkuk di Sel
Minggu, 09 Agustus 2015 - 15:33 WIB
Bikin Onar di Diskotek Bengkel, 3 Pemuda Meringkuk di Sel
A
A
A
JAKARTA - Petugas Polsek Kabayoran Baru menciduk tiga pengunjung klub malam di Kawasan CBSD, Jakarta Selatan. Mereka kedapatan membuat onar dan membawa senjata api airsoft gun.
Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Agustinus Ary Purwanto mengatakan, tindakan onar yang dilakukan ketiga pengunjung klub malam tersebut yakni, MR (22), AMP (30) dan TF (21). Peristiwa ini bermula saat MR bersama dua temannya keluar usia menikmati hiburan malam di Diskotek Bengkel, pada Minggu (9/8/2015) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Saat melangkahkan kaki, ketiga pemuda ini melihat sekelompok pemuda lainnya tengah memeriksa ban mobil. Kemudian pelaku TF menanyakan kepada para pemuda tersebut tentang kondisi ban.
"TF ini nanya kenapa bro?. Kemudian kelompok pemuda lain menjawab, emang apa urusan lo?," kata Agustinus, Minggu (9/8/2015) siang. Karena dua kelompok ini dalam keadaan masuk, cek cok mulut yang berujung kepada aksi saling pukul pun terjadi.
Terdesak ketiga pelaku pun mengambil senjata api airsoft gun di dalam mobil dan menodongkannya ke kelompok pemuda lain. Todongan ini membuat kelompok pemuda yang berjumlah 11 orang pun memilih kabur.
"Kita dapat laporan adanya kejadian itu. Tak menunggu lama para pelaku kita ringkus di lokasi kejadian," ujarnya. Saat ini penyidik masih mendalami legalitas senjata api tersebut.
Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Agustinus Ary Purwanto mengatakan, tindakan onar yang dilakukan ketiga pengunjung klub malam tersebut yakni, MR (22), AMP (30) dan TF (21). Peristiwa ini bermula saat MR bersama dua temannya keluar usia menikmati hiburan malam di Diskotek Bengkel, pada Minggu (9/8/2015) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Saat melangkahkan kaki, ketiga pemuda ini melihat sekelompok pemuda lainnya tengah memeriksa ban mobil. Kemudian pelaku TF menanyakan kepada para pemuda tersebut tentang kondisi ban.
"TF ini nanya kenapa bro?. Kemudian kelompok pemuda lain menjawab, emang apa urusan lo?," kata Agustinus, Minggu (9/8/2015) siang. Karena dua kelompok ini dalam keadaan masuk, cek cok mulut yang berujung kepada aksi saling pukul pun terjadi.
Terdesak ketiga pelaku pun mengambil senjata api airsoft gun di dalam mobil dan menodongkannya ke kelompok pemuda lain. Todongan ini membuat kelompok pemuda yang berjumlah 11 orang pun memilih kabur.
"Kita dapat laporan adanya kejadian itu. Tak menunggu lama para pelaku kita ringkus di lokasi kejadian," ujarnya. Saat ini penyidik masih mendalami legalitas senjata api tersebut.
(whb)