Pindahkan Napi Teroris, Lapas Lowokwaru Didemo Deklarator ISIS

Minggu, 09 Agustus 2015 - 13:58 WIB
Pindahkan Napi Teroris,...
Pindahkan Napi Teroris, Lapas Lowokwaru Didemo Deklarator ISIS
A A A
MALANG - Sembilan narapidana kasus terorisme di Lapas Klas I Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, dipindahkan ke lima lapas berbeda di Jawa Timur. Pemindahan dilakukan karena para napi itu telah membuat keributan dengan sipir penjara.

Kepala Lapas Klas I Lowokwaru Enny Pirwaningsih mengatakan, kesembilan napi teroris itu dipindah tadi malam karena salah satu napi teroris menendang petugas lapas pada Sabtu 8 Agustus 2015.

"Sipir ditendang ketika mengetok pintu kamar mandi yang di dalamnya terdapat Wiliam Maksum, napi teroris dengan istrinya yang sedang berkunjung,“ kata Enny, kepada wartawan, Minggu (9/8/2015).

Ditambahkan dia, aturan lapas melarang dua orang masuk ke dalam kamar mandi. "Sipir tersebut mengingatkan dengan mengetuk pintu. Kemudian kawan napi yang lain tak terima dan menendang sipir,” terangnya.

Pasca kericuhan itu, sembilan napi teroris dipindah ke lima lapas berbeda di Jawa Timur. Pemindahan melibatkan tim gabungan Kepolisian Resor Malang Kota dan Brimob Detasemen B Ampeldento, Pakis, Malang.

Tidak terima dengan pemindahan itu, puluhan orang yang mengatas namakan umat Islam di Jawa Timur, hari ini mendatangi Lapas Klas I Lowokwaru. Mereka mendesak bertemu pihak lapas dan sipir.

Di antara mereka tampak M Romli yang merupakan deklarator masjid ISIS di Dau, Kabupaten Malang. Dalam orasinya, dia menuntut pertanggung jawaban sipir lapas yang dianggap sudah mendzalimi kaum Muslim.

Bahkan, Romli mengancam akan mencarinya dan membunuh jika tidak dipertemukan dengan petugas sipir dan Kepala Lapas. "Kalau tidak percaya, saya akan buktikan," ancamnya.

Menurutnya, tuntutan ini agar tidak ada perlakuan yang beda terhadap kaum Muslim. Empat orang perwakilan mereka akhirnya diperbolehkan masuk dengan pengawalan ketat petugas kepolisian.
(san)
Berita Terkait
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Densus 88 Sebut Penangkapan...
Densus 88 Sebut Penangkapan Terduga Teroris Tak Hanya di Sumut dan Sumsel
2 Kelompok Teroris yang...
2 Kelompok Teroris yang Pernah Membajak Pesawat
Aksi Terorisme Masih...
Aksi Terorisme Masih Mengancam, Waspadai Radikalisme di Dunia Maya
Soal Penangkapan 3 Terduga...
Soal Penangkapan 3 Terduga Teroris, Mahfud Sebut Pemerintah Tak Larang Berpendapat
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
4 Negara di Eropa Diprediksi...
4 Negara di Eropa Diprediksi Jadi Target Serangan ISIS-Khorasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved