Diperkosa Ayah Tiri, Remaja di Riau Hamil 7 Bulan
Rabu, 05 Agustus 2015 - 04:00 WIB
Diperkosa Ayah Tiri, Remaja di Riau Hamil 7 Bulan
A
A
A
PEKANBARU - Sa (43), pria asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, tega memperkosa seorang remaja berinisial SH (17) yang merupakan anak tirinya. Akibat perbuatan bejatnya itu, korban kini hamil tujuh bulan.
"Korban melaporkan kasus ini ke polisi. Setelah ada laporan kemudian ditindaklanjuti. Tidak lama setelah itu anggota berhasil menangkap tersangka di rumanya di daerah Pelangiran Kabupaten Inhil," ucap Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Selasa (4/8/2015).
Dari pengakuan korban ke polisi, perbuatan bejat ayah tirinya dilakukan Januari 2015. Kejadian itu dilakukan saat situasi rumah sepi.
Saat itu, ayah tiri korban memanggil dan mengajak korban ke dapur. Di dapur, pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan. Namun, permintaan pelaku ditolak oleh korban.
Selanjutnya, pelaku mengancam korban dengan mengatakan akan membunuh korban apabila korban tidak menuruti kemauan pelaku. Korban pun dipaksa melayani nafsu bejat pelaku setelah sebelumnya terjatuh di lantai.
Seminggu kemudian, pelaku melakukan hal yang sama. Korban yang sedang tidur langsung dibangunkan dan diperkosa.
"Kejadian ini baru terbongkar setelah pihak keluarga mencurigai perut korban yang mulai membesar. Setelah diperiksakan ke dokter ternyata korban sudah hamil tujuh bulan. Setelah didesak, korban mengaku diperkosa tersangka," tandasnya.
PILIHAN:
Menghilang 10 Hari, Agista Ditemukan Tewas di Sawah
"Korban melaporkan kasus ini ke polisi. Setelah ada laporan kemudian ditindaklanjuti. Tidak lama setelah itu anggota berhasil menangkap tersangka di rumanya di daerah Pelangiran Kabupaten Inhil," ucap Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Selasa (4/8/2015).
Dari pengakuan korban ke polisi, perbuatan bejat ayah tirinya dilakukan Januari 2015. Kejadian itu dilakukan saat situasi rumah sepi.
Saat itu, ayah tiri korban memanggil dan mengajak korban ke dapur. Di dapur, pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan. Namun, permintaan pelaku ditolak oleh korban.
Selanjutnya, pelaku mengancam korban dengan mengatakan akan membunuh korban apabila korban tidak menuruti kemauan pelaku. Korban pun dipaksa melayani nafsu bejat pelaku setelah sebelumnya terjatuh di lantai.
Seminggu kemudian, pelaku melakukan hal yang sama. Korban yang sedang tidur langsung dibangunkan dan diperkosa.
"Kejadian ini baru terbongkar setelah pihak keluarga mencurigai perut korban yang mulai membesar. Setelah diperiksakan ke dokter ternyata korban sudah hamil tujuh bulan. Setelah didesak, korban mengaku diperkosa tersangka," tandasnya.
PILIHAN:
Menghilang 10 Hari, Agista Ditemukan Tewas di Sawah
(zik)