Dibekuk Polisi, Ibu 2 Anak Ini Menangis Histeris
Minggu, 02 Agustus 2015 - 15:48 WIB
Dibekuk Polisi, Ibu 2 Anak Ini Menangis Histeris
A
A
A
JAKARTA - Mameh alias Mey (36) ibu dua anak ini dibekuk petugas Polsek Tambora, Jakarta Barat, karena mencuri di salah satu rumah warga. Dari tangan tersangka petugas menyita belasan kunci gembok duplikat.
Mameh menangis histeris saat polisi memperlihatkan dirinya dihadapan wartawan dalam pers rilis di Polsek Tambora, tadi siang. Ibu rumah tangga yang tinggal di RT 03/05, Semanan, Cipondoh, ini diduga mencuri di salah satu rumah di Jalan Kalianyar, RT 08/03, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis 30 Juli 2015 lalu.
Barang bukti berupa beberapa kunci gembok beserta satu gembok, tas, dompet, hingga uang tunai yang diduga hasil mencuri disita dari tangan Mameh. Mameh mengaku, nekat mencuri karena desakan kebutuhan hidup sangat tinggi.
"Untuk biaya hidup dua anak saya. Saya sebenarnya kerja juga di konveksi, tapi sekarang tidak ada orderan, jadi saya enggak kerja," kata Mameh di Polsek Tambora, Minggu (2/8/2015). Mameh menyangkal bila kerap melakukan pencurian terhadap sejumlah rumah.
Kapolsek Tambora Kompol Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan, terungkapnya aksi Mameh ini bermula ketika salah seorang warga melaporkan adanya pencurian rumah. "Kita telusuri dan selidiki hingga akhirnya kita tangkap Mameh di sekitar lokasi," jelas Wirdhanto.
Wirdhanto melanjutkan, setelah dilakukan penggeledahan oleh sejumlah barang bukti diduga hasil kejahatan ditemukan dalam tas cokelat milik tersangka. "Dia masuk ke dalam rumah kontrakan melalui anak kunci yang dibawanya. Kunci itu dia pilih secara acak terhadap gembok rumah warga," terang Wirdhanto.
Mameh menangis histeris saat polisi memperlihatkan dirinya dihadapan wartawan dalam pers rilis di Polsek Tambora, tadi siang. Ibu rumah tangga yang tinggal di RT 03/05, Semanan, Cipondoh, ini diduga mencuri di salah satu rumah di Jalan Kalianyar, RT 08/03, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis 30 Juli 2015 lalu.
Barang bukti berupa beberapa kunci gembok beserta satu gembok, tas, dompet, hingga uang tunai yang diduga hasil mencuri disita dari tangan Mameh. Mameh mengaku, nekat mencuri karena desakan kebutuhan hidup sangat tinggi.
"Untuk biaya hidup dua anak saya. Saya sebenarnya kerja juga di konveksi, tapi sekarang tidak ada orderan, jadi saya enggak kerja," kata Mameh di Polsek Tambora, Minggu (2/8/2015). Mameh menyangkal bila kerap melakukan pencurian terhadap sejumlah rumah.
Kapolsek Tambora Kompol Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan, terungkapnya aksi Mameh ini bermula ketika salah seorang warga melaporkan adanya pencurian rumah. "Kita telusuri dan selidiki hingga akhirnya kita tangkap Mameh di sekitar lokasi," jelas Wirdhanto.
Wirdhanto melanjutkan, setelah dilakukan penggeledahan oleh sejumlah barang bukti diduga hasil kejahatan ditemukan dalam tas cokelat milik tersangka. "Dia masuk ke dalam rumah kontrakan melalui anak kunci yang dibawanya. Kunci itu dia pilih secara acak terhadap gembok rumah warga," terang Wirdhanto.
(whb)