Tahun Ajaran Baru, Rela Berebut Bangku Kelas

Senin, 27 Juli 2015 - 22:00 WIB
Tahun Ajaran Baru, Rela...
Tahun Ajaran Baru, Rela Berebut Bangku Kelas
A A A
PASURUAN - Hari pertama masuk sekolah di SDN Kedungringin III, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menjadi hari yang menegangkan bagi para orangtua siswa baru.

Bukan saja karena pengalaman baru bagi buah hatinya, tetapi memperoleh kapling posisi bangku sekolah menjadi sebuah perjuangan tersendiri.

Untuk mendapatkan posisi bangku favorit di deretan depan, para orangtua harus mengkapling sejak sebulan sebelum masa belajar dimulai. Tidak hanya sekadar menuliskan kapur nama anaknya dibangku, tetapi juga mengikat tas sekolah pada bangku yang diinginkan.

Demi menjaga posisi bangku yang diinginkannya agar tidak digeser siswa lain, para orangtua ini secara berkala memantau ke ruang kelas tersebut.

Bahkan pada malam H-1 sekolah dimulai, mereka terus mengecek posisi bangku anak semata wayangnya. Puncaknya, pada hari pertama sekolah dimulai, orangtua siswa rela datang sejak pukul 05.00 WIB, demi memastikan posisi bangku yang dikaplingnya.

Suliadi, penjaga SDN Kedungringin III mengatakan, perilaku orangtua siswa baru yang mengkapling bangku ini seolah sudah menjadi tradisi yang berlangsung bertahun-tahun. Perebutan posisi bangku ini juga terus terjadi hingga para siswa naik kelas berikutnya.

"Ada bangku yang ditempel dengan kertas yang dilaminating, ada yang hanya ditandai dengan kapur tulis hingga mengikat tas sekolah dibangku yang diinginkan," kata Suliadi.

Setelah menandai bangku yang dipilih, para orangtua siswa ini akan terus memantau ke sekolah agar tidak ada yang mengganti. Jika ada yang mengganti tidak segan mereka memprotes kepada pihak sekolah.

Bahkan adu mulut antar orangtua siswa ini juga kerap terjadi demi memperebutkan posisi bangku yang diinginkannya.

"Mereka bisa saja bertengkar karena merasa paling berhak atas bangku yang telah ditandainya. Pertengakaran ini akan selesai setelah satu satu di antaranya menyadari lebih lambat mengkaplingnya," tandas Suliadi.

Salah satu orangtua siswa mengaku, rela berjuang mendapatkan kapling bangku pada deretan depan agar anaknya lebih mudah menerima pelajaran. Dia kawatir jika terlambat, anaknya akan menempati bangku deretan belakang.

"Duduk dibangku depan akan menjadikan anak saya mudah menerima pelajaran dari guru. Sehingga ia bisa berprestasi pada akhir masa sekolah," kata Kasmuri, seorang walimurid.

Pihak sekolah mengaku tidak bisa berbuat banyak atas ulah orangtua siswa yang mentradisikan berebut bangku. Selama perebutan bangku tidak berdampak luas, pihak sekolah tidak akan mencampurinya.

Namun demikian, posisi bangku yang diincar walimurid ini tidak dibiarkan berlangsung terus menerus. Karena secara berkala, para guru akan mengevaluasi karakter dan perilaku siswa dalam menerima materi pembelajaran.

"Posisi bangku itu tidak bisa selamanya ditempati seorang siswa. Posisi bangku akan dirotasi setelah beberapa waktu berjalan. Kami akan mengevaluasi setiap siswa dari berbagai aspek, sehingga semua siswa bisa mengikuti proses belajar mengajar tanpa tergantung dari posisi bangkunya," kata Mulyono, Kepala SDN Kedungringin.
(lis)
Berita Terkait
Kabar Gembira Bagi Orang...
Kabar Gembira Bagi Orang Tua, SDH Sentul Buka Pendaftaran Siswa Baru Tahun 2025/2026
Pemerintah Didesak Evaluasi...
Pemerintah Didesak Evaluasi Sistem Zonasi Penerimaan Siswa Baru
4 Jalur PPDB 2024 untuk...
4 Jalur PPDB 2024 untuk Siswa SD, SMP, SMA, dan SMK, Calon Siswa Perlu Tahu
Penerimaan Siswa Baru,...
Penerimaan Siswa Baru, Labschool UNJ Sediakan Dua Jalurok
PPDB SD Segera Dibuka,...
PPDB SD Segera Dibuka, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar
Daya Tampung SMA/SMK/SLB...
Daya Tampung SMA/SMK/SLB Negeri di Jabar Hanya 41,5 Persen
Berita Terkini
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
18 menit yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
2 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
2 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
3 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
6 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
15 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved