Ratusan Sopir Taksi di Bandara Soetta Diperiksa Kesehatannya
Senin, 13 Juli 2015 - 15:03 WIB
Ratusan Sopir Taksi di Bandara Soetta Diperiksa Kesehatannya
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 300 pengemudi taksi yang biasa beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang memeriksakan kesehatannya di Posko Kesehatan Gratis yang gagas oleh Polres Bandara setempat, PT Angkasa Pura II, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Jasa Raharja.
Senior General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Zulfahmi mengatakan, tujuan dari pemeriksaan kesehatan para sopir itu guna memberikan rasa aman pengguna jasa.
"Jika ini sampai diketahui pengguna jasa bahwa pengemudi di darat pun sangat diperhatikan, ini tentu akan memberikan rasa lebih aman lagi," terangnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol CH Phatopi mengatakan, selain memeriksa kesehatan para pengemudi, pihaknya juga memeriksa kondisi umum pengemudi.
"Jika diketahui ada yang aneh, kita suruh dia untuk diperiksa urinenya. Kami akan cek, apakah ada alkohol dan narkobanya," tuturnya.
Dalam posko tersebut terdapat, empat dokter yang terdiri dari dua dokter dari Jasa Raharja dan dua dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta.
Para sopir ini menjalani pemeriksaan, seperti pemeriksaan tensi, dokter dan narkoba. "Pemeriksaan narkoba kita lakukan secara sampling, kalau kedapatan kita langsung berhenti menyetir dan menyarankannya untuk direhabilitasi," ucapnya.
Irwan Wijaya seorang sopir Tiara Exprees mengatakan, sebenarnya dirinya selama ini tidak pernah ke dokter untuk memeriksa kesehatan. Sebab, kata dia, dirinya enggan tubuhnya dimasuki bahan kimia. "Saya paling enggak mau masuk bahan kimia, tetapi kali ini saya coba periksa, mumpung gratis. Lagian pemeriksaannya juga cukup lengkap, saya juga dapat vitamin nih," tuntasnya.
Senior General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Zulfahmi mengatakan, tujuan dari pemeriksaan kesehatan para sopir itu guna memberikan rasa aman pengguna jasa.
"Jika ini sampai diketahui pengguna jasa bahwa pengemudi di darat pun sangat diperhatikan, ini tentu akan memberikan rasa lebih aman lagi," terangnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol CH Phatopi mengatakan, selain memeriksa kesehatan para pengemudi, pihaknya juga memeriksa kondisi umum pengemudi.
"Jika diketahui ada yang aneh, kita suruh dia untuk diperiksa urinenya. Kami akan cek, apakah ada alkohol dan narkobanya," tuturnya.
Dalam posko tersebut terdapat, empat dokter yang terdiri dari dua dokter dari Jasa Raharja dan dua dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta.
Para sopir ini menjalani pemeriksaan, seperti pemeriksaan tensi, dokter dan narkoba. "Pemeriksaan narkoba kita lakukan secara sampling, kalau kedapatan kita langsung berhenti menyetir dan menyarankannya untuk direhabilitasi," ucapnya.
Irwan Wijaya seorang sopir Tiara Exprees mengatakan, sebenarnya dirinya selama ini tidak pernah ke dokter untuk memeriksa kesehatan. Sebab, kata dia, dirinya enggan tubuhnya dimasuki bahan kimia. "Saya paling enggak mau masuk bahan kimia, tetapi kali ini saya coba periksa, mumpung gratis. Lagian pemeriksaannya juga cukup lengkap, saya juga dapat vitamin nih," tuntasnya.
(ysw)