Muktamar, NU Diminta Balik ke Khittah

Kamis, 09 Juli 2015 - 03:34 WIB
Muktamar, NU Diminta...
Muktamar, NU Diminta Balik ke Khittah
A A A
DEPOK - Nahdlatul Ulama (NU) diminta kembali pada jati diri semula. Dengan adanya Muktamar yang akan digelar di Jombang, Jawa Timur, pada Agustus nanti diharapkan bisa membawa NU pada khittahnya.

"Yang sangat prinsipil, kembali ke khittah itu ya kembali ke aqidah dan pemahaman Islam ahlussunah wal jamaah (Aswaja), bukan yang lain," kata intelektual muda NU Ahmad Baso di Depok, Rabu 8 Juli 2015.

Menurut Baso, seharusnya pengurus di tingkat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekarang menempatkan Aswaja NU sebagai cara pandang utuh terhadap Islam yang dilaksanakan dalam konteks ke-Indonesiaan. Sehingga tercapai cita-cita perjuangan kebangsaan yang membawa kemaslahatan.

"Penting untuk mengembalikan lagi khittah perjuanga NU kepada relnya. Termasuk dengan penguatan kepemimpinan di tingkat Syuriyah, bukan malah melemahkannya dengan segenap alasan dan modus yang dibuat-buat," kata Baso.

Dia menghawatirkan, kecenderungan adanya paham yang belakangan menyimpang dari garis kebijakan di tingkat PBNU. Bahkan, ia melihat fenomena PBNU mentolerir masuknya paham-paham transnasional yang bisa mendikte kebijakan NU.

"Ini jelas menyimpang. Karena kebijakan PBNU sekarang ini tidak peka dan sensitif dengan khittah dan garis perjuangan NU. Yaitu untuk menegakkan paham Islam ahlussunah waljamah dalam bingkai NKRI. Kok malah paham lain yang dikembangkan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Tengah Nasrudin Suyuthi menambahkan, dalam Muktamar NU nanti PBNU harus bersikap arif dan bijaksana. Dia meminta PBNU tidak memaksakan sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) dalam pemilihan Rais Aam. Pasalnya, sistem tersebut baru tahap sosialisasi.

"Kita berharap PBNU bisa bersikap arif dan bijaksana. Tidak memaksakan sistem Ahwa di Muktamar NU dalam pemilihan Rais Aam," pungkasnya.

PILIHAN:


Forum Kiai Sepuh Sepakat Muktamar NU Pakai Sistem Ala Gus Dur

Resolusi Jihad, bentuk komitmen Ulama atas NKRI
(mhd)
Berita Terkait
Selamat untuk Nahdlatul...
Selamat untuk Nahdlatul Ulama!
Jembatan Peradaban Nahdlatul...
Jembatan Peradaban Nahdlatul Ulama
Visi Nahdlatul Ulama...
Visi Nahdlatul Ulama Abad Kedua
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul...
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama, Bagaimana Memahaminya?
Nahdlatul Ulama Akan...
Nahdlatul Ulama Akan Bangun Peradaban dari Lautan
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
1 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
1 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
2 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
2 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
4 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved