Usai Tikam Polisi hingga Kritis, Bandit Tewas Ditembak

Jum'at, 26 Juni 2015 - 22:00 WIB
Usai Tikam Polisi hingga...
Usai Tikam Polisi hingga Kritis, Bandit Tewas Ditembak
A A A
PADANG - Anggota Satuan Intel Polresta Padang Brigadir Nozi Gusri harus dilarikan ke rumah sakit karena ditikam oleh perampok lintas provinsi.

Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan Parak Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang, Sumatera Barat sekitar pukul 17.00 WIB. Sementara pelaku berinisial U meregang nyawa saat dibawa ke rumah sakit.

Menurut Kapolrestas Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana kejadian itu berawal setelah pihaknya mendapat informasi dari Polres Bengkulu dimana pelaku U merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) melarikan diri kearah Sumatera Barat.

Pelaku telah melakukan pencurian dengan kekerasan dan pemberatan, penggelapan dan penganiayaan lintas Sumatera

"Dia lari lari kearah Parak Laweh, Lubuk Begalung, kemudian lima anggota kita melakukan penyidikan di lokasi. Saat anggota menanyakan keberadaan pelaku tiba-tiba dari dalam rumah pelaku muncul langsung menusuk polisi ke ulu hati, perut dan bahu kiri," ujar Wisnu di RS Bhayangkara Padang, Jumat (26/6/2015).

Dikatakan, pelaku menggunakan pisau panjang, sehingga menurut dokter mengenai dalam organ bagian usus polisi sehingga harus di operasi.

"Setelah menikam anggota kita, pelaku mencoba. Tembakan peringatan aparat tak di gubris akhirnya kakinya ditembak oleh Brigadir Dodi, dan meski sudah tertembak pelaku lari. Masyarakat yang melihat kejadian itu ikut menangkap pelaku," sebutnya.

Setelah ditangkap polisi, pelaku dan polisi yang kena tikam langsung dilarikan ke RS Bhayangkara, namun dalam perjalanan pelaku meninggal dunia karena kehabisan darah.

"Pelaku meninggal saat dibawa ke rumah sakit karena kehabisan darah, sementara anggota kita sedang dioperasi oleh dokter, sebab kata dokter pengoperasian ini dilakukan agar tidak ada pembekuan darah dari organ tubuh," ujarnya.

Dijelaskan, mengenai sepak terjang pelaku, selain DPO dari Bengkulu juga buronan Polsek Lubeg, Kota Padang di daerah tersebut dia melakukan penjambretan.

"Diduga dia melakukan dengan teman-temannya, mungkin kawananya ini sudah ditangkap di wilayah Polda Bengkulu, sementara si pelaku melarikan diri ke Padang. Dia merupakan perampok antar provinsi, untuk saat ini kita masih melakukan pendalaman," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
3 Tahun Jadi Buronan...
3 Tahun Jadi Buronan Polda Sumut, Atek Ditangkap Interpol di Malaysia
Buronan Mitsuhiro Taniguchi...
Buronan Mitsuhiro Taniguchi Segera Dideportasi ke Jepang
KPK Tangkap Buronan...
KPK Tangkap Buronan Kasus e-KTP Paulus Tannos di Singapura
Dikawal Ketat, Buronan...
Dikawal Ketat, Buronan Nomor 1 Thailand Chaowalit Thongduang Dideportasi
Buronan Paulus Tannos...
Buronan Paulus Tannos Berhasil Ditangkap, tapi Tak Bisa Dibawa ke Indonesia
Buronan Asal Thailand...
Buronan Asal Thailand Gunakan KTP Palsu Bernama Sulaiman saat Sembunyi di Indonesia
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved