Berniat Hijrah

Kamis, 25 Juni 2015 - 09:27 WIB
Berniat Hijrah
Berniat Hijrah
A A A
BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengaku tertarik menakhodai klub luar negeri. Namun, tidak dalam waktu dekat. Sebab tidak semudah yang dibayangkan untuk meniti karier kepelatihan di negara lain.

Meski belum serius, tapi sudah ada niat dalam benak Djanur untuk melakukannya. Konflik di persepakbolaan Indonesia yang tak kunjung mereda, jadi salah satu alasan Djanur mulai mempertimbangkan melanjutkan karier sebagai pelatih di luar negeri. Pelatih lokal sendiri rupanya cukup diakui kualitasnya di level internasional. Buktinya, pelatih muda, Rudy Eka Priyambada dipercaya masuk jajaran staf kepelatihan di klub Al Najma yang berlaga di Liga Bahrain, awal Mei lalu.

Pelatih termuda Indonesia yang memiliki lisensi A AFC itu jadi asisten pelatih kepala di tim utama serta menjabat sebagai Direktur Pembinaan Pemain Muda Al Najma. Apa yang dicapai Rudy jadi pelecut bagi pelatih lain di Tanah Air, termasuk Djanur. Apalagi kondisi sepak bola Indonesia saat ini tak tentu arahnya dan perkembangannya terhambat akibat dihentikannya kompetisi domestik yang berimbas pada hilangnya sumber pendapatan para pemain serta pelatih.

Hanya saja, belum mencukupinya lisensi kepelatihan yang dimiliki membuat ruang gerang Djanur terbatas. Dia tak bisa leluasa membesut salah satu klub di luar negeri. Buktinya, kala anak asuhnya bertanding di kompetisi AFC Cup 2015 saja, posisi Djanur harus digantikan Emral Bin Bustamam akibat lisensi kepelatihannya tak memenuhi syarat minimal yang ditetapkan AFC.

“Saya harus melengkapi lisensi dulu, kan saya baru B AFC jadi masih terkendala itu, untuk saat ini belum kepikiran juga melatih di luar (negeri),” ujar Djanur saat ditemui di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, kemarin. Djanur pun tak menampik pernah mendapatkan tawaran untuk membesut salah satu klub luar negeri.

Sayangnya, pelatih kelahiran Sumedang ini masih ogah buka suara tim mana yang telah menggodanya. “Ada sihniat mah, yang pernah mau ngurusinjuga ada. Tapi itu bukan tawaran, hanya sebatas obrolan saja,” katanya.

Djanur berharap, permasalahan yang dialami dan terjadi di sepak bola Indonesia segera mereda. “Saya optimistis sepak bola Indonesia kembali normal, jadi nasib seluruh pegiat sepak bola di kita bisa normal seperti dulu lagi,” pungkasnya.

Muhammad ginanjar
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
44 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved