Begini Cara Sopir Transjakarta Maut Menghilang dari Kepungan Warga
Senin, 22 Juni 2015 - 16:38 WIB
Begini Cara Sopir Transjakarta Maut Menghilang dari Kepungan Warga
A
A
A
JAKARTA - Lantaran takut diamuk massa, sopir bus Transjakarta bernopol B 7500 IX, Undang Kurniawan sempat bersembunyi di kolong bus dan kabur dengan cara mengendap-endap.
Petugas Satgatur Polda Metro Jaya Brigadir Tito mengatakan, usai menabrak pemotor dan mobil sopir busway yang bernama Undang Kurniawan itu sempat bersembunyi terlebih dahulu di bawah kolong bus Transjakarta.
Pasalnya, sesaat setelah menabrak motor dan mobil, masyarakat telah ramai berkerumun. Bahkan, telah terdapat sejumlah orang yang merusak mobil bus tersebut dengan melempari bebatuan.
"Jadi, posisi massa sudah ramai. Abis nabrak ini dia turun tapi bingung mau kemana karena sudah banyak massa. Dia takut kena amuk massa, lalu sembunyi di kolong bus dengan cara tiarap," ujarnya saat berbincang di lokasi, Senin (22/6/2015).
Tito pun menambahkan, setelah situasi agak kondusif, dia lantas berlari menjauhi kerumunan massa itu. Sampai akhirnya pihak kepolisian menemukan sopir bus tersebut di pos polisi dan mengamankannya ke kantor Subdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya.
"Saya lagi ngatur lalu lintas karena massa sudah tumpah. Saya liat kok ada orang mengendap-endap dari bawah busway itu. Ga tau dia lalu lari ke pos pol dan diamankan dari massa," paparya.
Kini, sopir busway tersebut, yakni Undang Kurniawan telah ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakaan yang membuat dua orang luka berat, yakni Adela Santoso (41) dan Jhony Hartoni (45). Undang pun hingga kini masih menjalani pemeriksaan.
Petugas Satgatur Polda Metro Jaya Brigadir Tito mengatakan, usai menabrak pemotor dan mobil sopir busway yang bernama Undang Kurniawan itu sempat bersembunyi terlebih dahulu di bawah kolong bus Transjakarta.
Pasalnya, sesaat setelah menabrak motor dan mobil, masyarakat telah ramai berkerumun. Bahkan, telah terdapat sejumlah orang yang merusak mobil bus tersebut dengan melempari bebatuan.
"Jadi, posisi massa sudah ramai. Abis nabrak ini dia turun tapi bingung mau kemana karena sudah banyak massa. Dia takut kena amuk massa, lalu sembunyi di kolong bus dengan cara tiarap," ujarnya saat berbincang di lokasi, Senin (22/6/2015).
Tito pun menambahkan, setelah situasi agak kondusif, dia lantas berlari menjauhi kerumunan massa itu. Sampai akhirnya pihak kepolisian menemukan sopir bus tersebut di pos polisi dan mengamankannya ke kantor Subdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya.
"Saya lagi ngatur lalu lintas karena massa sudah tumpah. Saya liat kok ada orang mengendap-endap dari bawah busway itu. Ga tau dia lalu lari ke pos pol dan diamankan dari massa," paparya.
Kini, sopir busway tersebut, yakni Undang Kurniawan telah ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakaan yang membuat dua orang luka berat, yakni Adela Santoso (41) dan Jhony Hartoni (45). Undang pun hingga kini masih menjalani pemeriksaan.
(ysw)