Ribuan Peserta Pawai Diiringi 26 Mobil Hias

Selasa, 16 Juni 2015 - 09:47 WIB
Ribuan Peserta Pawai...
Ribuan Peserta Pawai Diiringi 26 Mobil Hias
A A A
SEMARANG - Karnaval dugderan sebagai tanda kegembiraan menyambut bulan suci Ramadan kemarin diikuti sekitar 16.000 peserta.

Karnaval dengan tema “Semarang Semarak Seniman Bergerak” ini dikhususkan bagi anak-anak. Dengan adanya karnaval ini diharapkan dapat mendorong anakanak menjadi seniman yang baik di Kota Semarang. Peserta karnaval melakukan pawai dari Lapangan Pancasila, Simpanglima menuju Jalan Pahlawan, dan berakhir di kompleks Undip Pleburan.

Karnaval diiringi 26 mobil hias dari sekolah menengah kejuruan dan pengelola tempat wisata. Mobil hias berkeliling dari Simpanglima menuju Jalan Pandanaran, Tugu Muda, Kalibanteng, dan berakhir di balai kota. Sepanjang jalan yang dilewati peserta karnaval, warga masyarakat antusias untuk menyaksikan dan mengabadikannya lewat kamera.

Asisten Administrasi Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setda Kota Semarang Ayu Entys mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu potensi pariwisata yang dimiliki Kota Semarang. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memberi dukungan dan memfasilitasi agar kreativitas acara ini akan semakin berkembang. “Kalau sekarang masih ada yang sama (bentuk penampilannya) tidak masalah, yang penting anakanak mulai berani menampilkan ide kreatifnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitri mengatakan bahwa pihaknya tidak mengira pesertanya akan mencapai 16.000. Panitia awalnya hanya menargetkan 9.000 peserta. Mereka berasal dari mulai siswa taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama, ditambah perwakilan 16 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan se-Kota Semarang.

“Partisipasi masyarakat yang tinggi terhadap karnaval dugderan ini menunjukkan kegiatan ini masih dicintai masyarakat. Kegiatan ini harus terus dilaksanakan sebagai upaya nguri-nguri budaya Kota Semarang,” tandasnya. Setelah karnaval dugderan, siang ini pihaknya akan menggelar parade budaya dugderan yang diisi pembacaan shukuf khalaqoh di Masjid Agung Semarang (Kauman).

Acara ini sebagai penanda dimulainya bulan suci Ramadan. Untuk memeriahkan kegiatan, pihaknya menggandeng ormas, seniman, dan perwakilan 16 kecamatan se-Kota Semarang. Diprediksi sekitar 5.000 peserta akan mengikuti kegiatan ini. Acara juga akan menampilkan iring-iringan Kereta Kencana Bendi Hias dari balai kota menuju ke Masjid Kauman yang rencana dipimpin Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini akan ada arak-arakan tabuhan rebana yang memberi tambah nuansa islami. “Juga isian acara lainnya yang lebih atraktif dan tetap menonjolkan unsur toleransi dalam beragama,” katanya.

M abduh
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
54 menit yang lalu
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
1 jam yang lalu
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
7 jam yang lalu
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
7 jam yang lalu
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
8 jam yang lalu
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved