Tak Mampu Atasi Taksi Uber, Ahok Minta Bantuan Polisi
Selasa, 16 Juni 2015 - 04:30 WIB
Tak Mampu Atasi Taksi Uber, Ahok Minta Bantuan Polisi
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta meminta bantuan Polda Metro Jaya untuk menindak tegas manajemen Taksi Uber. Pasalnya, hingga kini taksi ilegal tersebut masih beroperasi.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak mampu untuk mencari tahu keberadaan atau keabsahan dari Uber Taxi yang sampai saat ini secara diam-diam beroperasi. Ahok mengatakan, telah meminta bantuan kepolisian untuk bertindak tegas tentang hal ini.
"Kita tidak bisa tindak, kalau orang kita belum bisa tegas. Ini mesti kerja sama dengan polisi juga, kalau mau melaporkan mereka pelanggarannya apa mesti dicari. Pelanggaran pajak, tempat izin usaha, ini semua mesti jelas," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin 15 Juni 2015 kemarin.
Menurut Ahok, dibandingkan dengan jasa transportasi lainnya seperti Go-Jek, GrabTaxi jelas dan diketahui mana keberadaannya. "Kayak Go-jek itu bayar pajak loh, resmi. Jadi sama kayak Grab Taxi pajak semua jelas, jadi kalau ada apa-apa kita bisa cari tahu kantornya di mana. Taxi Uber dulu janji mau resmi kan, nah kita tunggu saja janjinya," tukasnya.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak mampu untuk mencari tahu keberadaan atau keabsahan dari Uber Taxi yang sampai saat ini secara diam-diam beroperasi. Ahok mengatakan, telah meminta bantuan kepolisian untuk bertindak tegas tentang hal ini.
"Kita tidak bisa tindak, kalau orang kita belum bisa tegas. Ini mesti kerja sama dengan polisi juga, kalau mau melaporkan mereka pelanggarannya apa mesti dicari. Pelanggaran pajak, tempat izin usaha, ini semua mesti jelas," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin 15 Juni 2015 kemarin.
Menurut Ahok, dibandingkan dengan jasa transportasi lainnya seperti Go-Jek, GrabTaxi jelas dan diketahui mana keberadaannya. "Kayak Go-jek itu bayar pajak loh, resmi. Jadi sama kayak Grab Taxi pajak semua jelas, jadi kalau ada apa-apa kita bisa cari tahu kantornya di mana. Taxi Uber dulu janji mau resmi kan, nah kita tunggu saja janjinya," tukasnya.
(whb)