Motor Ducati Penabrak Polisi Biasa Melintasi JLNT Antasari
Selasa, 09 Juni 2015 - 14:19 WIB
Motor Ducati Penabrak Polisi Biasa Melintasi JLNT Antasari
A
A
A
JAKARTA - Setelah dimintai keterangan, ternyata pengendara sepeda motor Ducati yang menabrak polisi bisa melanggar lalulintas dengan melintas di JLNT Antasari.
Pemilik Ducati tersebut adalah yuli Ander S yang biasa melintas di JLNT ANtasari untuk menuju kantornya di Kebayoran Baru. (Baca: Ini Alasan Pengendara Ducati Nekat Tabrak Polisi)
Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan AKBP Sutimin mengatakan, Yuli mengaku sebagai seorang pengusaha. Setiap ke kantornya di Kebayoran Baru, yuli biasa melintas di JLNT yang terlarang untuk kendaraan roda dua.
"Dia bilang pengusaha, bisnismen. Dia juga bilang, motor Ducati bodong itu biasa di pakai untuk aktivitas usahanya. Dia usaha di Kebayoran Baru. Kalau berangkat balik, dari TB Simatupang dia lewatnya Jalan Layang Non Tol Antasari, biar ga kena macet katanya. Jadi sudah biasa langgar lalin," ujarnya pada Sindonews, Selasa (9/6/2015).
Menurut Timin, motor Ducati itu merupakan motor bodong yang tidak ada surat-surat sahnya. Ada pun pelat B 6776 T yang ada di moge berwarna oranye itu merupakan pelat palsu. "Pelat nomornya pelat nomor Ducati lain yang di pasang di motornya," tutupnya.
Pemilik Ducati tersebut adalah yuli Ander S yang biasa melintas di JLNT ANtasari untuk menuju kantornya di Kebayoran Baru. (Baca: Ini Alasan Pengendara Ducati Nekat Tabrak Polisi)
Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan AKBP Sutimin mengatakan, Yuli mengaku sebagai seorang pengusaha. Setiap ke kantornya di Kebayoran Baru, yuli biasa melintas di JLNT yang terlarang untuk kendaraan roda dua.
"Dia bilang pengusaha, bisnismen. Dia juga bilang, motor Ducati bodong itu biasa di pakai untuk aktivitas usahanya. Dia usaha di Kebayoran Baru. Kalau berangkat balik, dari TB Simatupang dia lewatnya Jalan Layang Non Tol Antasari, biar ga kena macet katanya. Jadi sudah biasa langgar lalin," ujarnya pada Sindonews, Selasa (9/6/2015).
Menurut Timin, motor Ducati itu merupakan motor bodong yang tidak ada surat-surat sahnya. Ada pun pelat B 6776 T yang ada di moge berwarna oranye itu merupakan pelat palsu. "Pelat nomornya pelat nomor Ducati lain yang di pasang di motornya," tutupnya.
(ysw)