Jelang Ramadan, Polisi Amankan 99 Preman di Bekasi

Rabu, 03 Juni 2015 - 05:37 WIB
Jelang Ramadan, Polisi...
Jelang Ramadan, Polisi Amankan 99 Preman di Bekasi
A A A
BEKASI - Menjelang bulan suci Ramadan, Polresta Bekasi Kota mengamankan puluhan preman yang kerap meresahkan masyarakat. Preman itu terjaring dalam razia yang dilakukan petugas di 12 kecamatan dan 56 kelurahan se-Kota Bekasi.

"99 preman itu berhasil kami amankan dari jalanan," ujar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo kepada Koran SINDO, Selasa 2 Juni 2015.

Menurutnya, 99 preman yang berhasil diamankan langsung didata dan diberikan arahan. Kebanyakan mereka yang terjaring adalah pengamen dan tukang parkir liar.

Dalam razia ini, Polresta Bekasi Kota menurunkan dua tim. Satu tim bergerak di bagian timur dan lainnya di bagian barat. Setiap tim bergerak di enam wilayah kecamatan di Kota Bekasi. "Semua wilayah kami sisir," katanya.

Dia menjelaskan, preman yang sering dikeluhkan warga adalah pengamen maupun tukang parkir yang meminta uang secara paksa. Misalnya, tukang parkir liar, mereka minta bayaran yang tidak wajar.

Dikasih Rp1.000 minta lagi. Begitu juga pengamen, dikasih uang Rp500 dilempar dan minta Rp1.000.

Usai diamankan, kata dia, 99 preman hanya diberikan pembinaan saja karena hanya terlibat aksi premanisme di wilayah hukum Bekasi. Namun, mereka tidak terbukti terlibat tindak kejahatan. "Kalau nanti terbukti, nanti akan kami proses secara hukum tanpa ampun," tukasnya.

Setelah diberi arahan itu, kata dia, diharapkan puluhan preman ini tidak lagi melakukan aksi kejahatan. Jika dikemudian hari mereka tertangkap saat digelar razia, maka pihaknya akan menindaklanjutinya dan membina mereka di Kedoya, Jakarta Barat. "Saat ini masih kami lepas," paparnya.

Sementara, Kapolresta Bekasi Kota Kombes Daniel Bolly Hyronimus Tifaona menambahkan, razia pemberantasan pekat tersebut akan rutin dilakukan untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat Kota Bekasi. "Razia ini untuk membuat nyaman masyarakat jelang puasa," tambahnya.

Menurutnya, operasi tersebut dilakukan karena banyaknya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan dan merasa resah karena terganggu dengan keberadaan preman dan anak jalanan yang ada di setiap lampu merah perempatan jalan. "Ini untuk menekan angka kriminalitas," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Operasi Bersihkan Wilayah,...
Operasi Bersihkan Wilayah, Polsek Majalaya Amankan Belasan Preman dan Senjata Tajam
Banyak Titik Rawan Kriminalitas,...
Banyak Titik Rawan Kriminalitas, Sahroni Minta Polisi Tingkatkan Patroli selama Ramadan
Perangi Preman! 504...
Perangi Preman! 504 Pelaku Premanisme di Jabar Ditangkap dalam 10 Hari
Polisi di Tangerang...
Polisi di Tangerang Sikat Preman dan Libas Miras
Langkah Satgas Anti...
Langkah Satgas Anti Premanisme Bongkar Pemalangan Jalan di Cikarang Diapresiasi
5 Hari Operasi, 911...
5 Hari Operasi, 911 Preman dan Pelaku Pungli Diamankan di Sumut
Berita Terkini
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
18 menit yang lalu
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
39 menit yang lalu
Jadi Kawasan Strategis...
Jadi Kawasan Strategis Jakarta, PPK Kemayoran Berbenah
50 menit yang lalu
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
50 menit yang lalu
Dukung Program Pemerintah,...
Dukung Program Pemerintah, Cek Kesehatan Segitiga Telah Jangkau 15.000 Masyarakat
53 menit yang lalu
Pelajar Perakit Bom...
Pelajar Perakit Bom di MAN 3 Padang Belajar dari Internet, Terinspirasi Kasus Bom SMA 72 Jakarta
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved