Beras Plastik Muncul di Manyaran

Senin, 01 Juni 2015 - 10:35 WIB
Beras Plastik Muncul...
Beras Plastik Muncul di Manyaran
A A A
SEMARANG - Setelah di Bekasi dan Depok, Jawa Barat, serta Gunungkidul, DIY, beras plastik diduga kembali muncul. Kali ini ditemukan di Kelurahan Manyaran, tepatnya di Jalan Gedingsongo Barat RT 1/RW 2 Kecamatan Semarang Barat.

Penemuan ini sontak membuat geger warga sekitar. Beras plastik diketahui Ngatemi, 45, warga Kelurahan Menyaran, saat menanak nasi. “Saya langsung teriak-teriak memanggil tetangga karena mendapati beras saya ada plastiknya,” kata Ngatemi, kemarin. Kepada wartawan, Ngatemi mengaku awal tak merasa curiga dengan beras yang ditanaknya.

Namun, kecurigaan timbul karena nasi yang dihasilkan lebih lembek dari biasanya. “Setelah tiga kali memasak nasi hasilnya seperti itu, kecurigaan saya semakin bertambah. Setelah saya amati, ternyata ada potongan plastik kecil yang keruh.” “Bentuknya seperti plastik, ada lembaran kecil sekali berwarna buthek (keruh),” tutur perempuan yang mengaku membeli beras, Kamis (28/5) lalu, dari salah satu warung dekat rumahnya.

Mengetahui ada hal tidak beres, Ngatemi kemudian memberitahukan suaminya, Susanto, 47, dan para tetangga. Warga yang mendengar kabar tersebut kemudian ikut mengecek beras dengan mencelupkan ke air dan membakarnya. “Saat dicelupkan ke air, beras tersebut tenggelam. Tapi saat dibakar kata beberapa warga ada bau plastiknya. Saya takut melapor karena takut dikira mengada-ada,” ucapnya.

Namun kabar ada dugaan beras plastik tersebut terdengar hingga Unit Tipiter Polrestabes Semarang. Beberapa petugas dipimpin Kanit Tipiter Polrestabes Semarang AKP Agus datang ke rumah Ngatemi untuk memeriksa beras yang dimasaknya. Di lokasi itu, polisi datang memintai keterangan dan mengambil contoh beras. Setelah itu, petugas mendatangi warung tempat Ngatemi membeli beras.

Di lokasi itu, polisi memeriksa beras berbagai merek, seperti C4, Bunga Matahari yang dibeli Ngatemi. “Saya kulakan di Pasar Karangayu,” kata Marta, pemilik warung kepada petugas kepolisian saat memeriksa.

Sementara AKP Agus mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus itu. Beberapa sampel beras telah diambil untuk diuji laboratorium. Namun hingga saat ini, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah benar beras itu mengandung plastik atau tidak. “Sementara kami baru lihat wujud beras yang sudah dimasak. Ini kami lab -kan dulu, tapi sejauh ini belum mengarah ke situ (beras plastik),” kata Agus.

Sebelumnya Mabes Polri menyatakan hasil uji laboratorium beras sintetis alias beras plastik yang ditemukan di Bekasi negatif. Beras yang diuji berawal dari laporan seorang warga Bekasi, Dewi Septiani.

Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan, harus dilihat motif penyebaran isu beras plastik itu. Menurut dia, hasil uji laboratorium tidak ditemukan kandungan plastik. “Ya kalau penyelidikan di balik itu kan tentu kita harus lihat motifnya apa,” kata Badrodin di Istana Jakarta, Selasa (26/5).

Namun uji laboratorium PT Sucofindo Bekasi menyatakan berbeda. Beras plastik di Bekasi mengandung tiga unsur plasticer plastik di antaranya, BBP (Benzyil butyl phtalate ), DEHP (bis (2-ethylexyl phatalate), dan DINP (Diisionyl Phatalate), yang mana beras itu sama dengan senyawa plastik.

Andika prabowo/ Sindonews
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
2 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
6 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
6 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
6 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
8 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved