10 Menit, Kawanan Perampok Gasak Rp80 Juta
Jum'at, 29 Mei 2015 - 10:06 WIB
10 Menit, Kawanan Perampok Gasak Rp80 Juta
A
A
A
JEPARA - Aksi perampokan terjadi di SPBU 44.594.03 Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara sekitar pukul 04.05 WIB kemarin.
Kawanan perampok berhasil membawa kabur uang sekitar Rp80 juta setelah membekap tiga karyawan SPBU. Aksi perampokan ini dilaporkan oleh Widya Utomo warga RT 1/RW I Desa Banyu Urip, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang yang bekerja sebagai pengawas SPBU Sekuro. Widya Utomo juga merupakan satu dari tiga karyawan SPBU Sekuro yang dibekap para perampok.
Dua karyawan lain, yakni Dwi, 21, warga Desa Keboromo RT 1/ RW III Kecamatan Tayu, Pati, dan terakhir Agus Subekan. Widya Utomo mengatakan pelaku perampokan berjumlah dua orang datang menggunakan mobil. Pelaku mengenakan penutup wajah dari sarung bermotif kotak-kotak. Kedua pelaku melenggang mudah masuk kantor SPBU karena pintu masuk tidak terkunci. “Pelaku mengancam dan lantas menyekap kami,” ujar Widya Utomo kemarin.
Usai membekap ketiga Widya Utomo dan kedua rekannya, perampok dengan leluasa beraksi. Di pintu kedua sebelum memasuki ruang tempat penyimpanan uang, pencuri mencongkel kunci pintu karena dalam keadaan terkunci. Pencuri kemudian mendobrak pintu ruang penyimpanan uang yang terkunci. “Kami tak bisa berbuat banyak. Kami ketakutan, tangan dan kaki juga diikat perampok,” ucap Widya Utomo.
Kawanan perampok ini lantas mengambil uang Rp80 juta yang disimpan di laci. Uang itu merupakan hasil penjualan BBM pada Rabu (27/5), dan rencananya disetorkan ke bank sekitar pukul 14.00 WIB kemarin. Pelaku juga mengambil rekaman CCTV yang memantau kondisi di SPBU Sekuro.
Wakil Kepala Polres Jepara Kompol Juara Silalahi mengatakan ada kejanggalan dalam peristiwa tersebut. Berdasar keterangan para saksi, ternyata perampok tersebut tidak menggunakan senjata api atau tajam saat beraksi. Meski begitu, aksi perampokan yang berjalan selama 10 menit itu bisa berjalan leluasa.
“Ini yang masih kita selidiki. Tapi aksi perampokan ini memang terencana. Sebab, tiap bagian dilakukan dengan rapi,” tandas Juara.
Muhammad oliez
Kawanan perampok berhasil membawa kabur uang sekitar Rp80 juta setelah membekap tiga karyawan SPBU. Aksi perampokan ini dilaporkan oleh Widya Utomo warga RT 1/RW I Desa Banyu Urip, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang yang bekerja sebagai pengawas SPBU Sekuro. Widya Utomo juga merupakan satu dari tiga karyawan SPBU Sekuro yang dibekap para perampok.
Dua karyawan lain, yakni Dwi, 21, warga Desa Keboromo RT 1/ RW III Kecamatan Tayu, Pati, dan terakhir Agus Subekan. Widya Utomo mengatakan pelaku perampokan berjumlah dua orang datang menggunakan mobil. Pelaku mengenakan penutup wajah dari sarung bermotif kotak-kotak. Kedua pelaku melenggang mudah masuk kantor SPBU karena pintu masuk tidak terkunci. “Pelaku mengancam dan lantas menyekap kami,” ujar Widya Utomo kemarin.
Usai membekap ketiga Widya Utomo dan kedua rekannya, perampok dengan leluasa beraksi. Di pintu kedua sebelum memasuki ruang tempat penyimpanan uang, pencuri mencongkel kunci pintu karena dalam keadaan terkunci. Pencuri kemudian mendobrak pintu ruang penyimpanan uang yang terkunci. “Kami tak bisa berbuat banyak. Kami ketakutan, tangan dan kaki juga diikat perampok,” ucap Widya Utomo.
Kawanan perampok ini lantas mengambil uang Rp80 juta yang disimpan di laci. Uang itu merupakan hasil penjualan BBM pada Rabu (27/5), dan rencananya disetorkan ke bank sekitar pukul 14.00 WIB kemarin. Pelaku juga mengambil rekaman CCTV yang memantau kondisi di SPBU Sekuro.
Wakil Kepala Polres Jepara Kompol Juara Silalahi mengatakan ada kejanggalan dalam peristiwa tersebut. Berdasar keterangan para saksi, ternyata perampok tersebut tidak menggunakan senjata api atau tajam saat beraksi. Meski begitu, aksi perampokan yang berjalan selama 10 menit itu bisa berjalan leluasa.
“Ini yang masih kita selidiki. Tapi aksi perampokan ini memang terencana. Sebab, tiap bagian dilakukan dengan rapi,” tandas Juara.
Muhammad oliez
(ftr)