10 Anak Penyandang Difabel Dapat Kursi Roda Gratis

Kamis, 28 Mei 2015 - 10:57 WIB
10 Anak Penyandang Difabel...
10 Anak Penyandang Difabel Dapat Kursi Roda Gratis
A A A
SUKOHARJO - Yayasan Maria Monique Last Wish (MMLW) kembali menyalurkan kursi roda gratis bagi 10 anak penyandang difabel dari Kabupaten Sukoharjo, Wonogiri, dan Kota Solo kemarin. Penerima sebelumnya sudah mengajukan permohonan bantuan ke yayasan tersebut.

Perwakilan Yayasan MMLW Sukoharjo Bimo Kokor Wijanarko mengatakan, penerima bantuan kursi roda tersebut merupakan pengajuan baru ke Yayasan MMLW. Selama ini setiap permintaan memang langsung ditindaklanjuti untuk segera mendapatkan bantuan. “Setiap ada permohonan yang masuk pasti langsung kami proses. Jika stok kursi roda tersedia, bantuan langsung dikirimkan.

Jadi, setiap bantuan yang turun tidak harus menunggu terlalu lama,” katanya seusai melakukan penyerahan secara simbolis kemarin. Selama ini bantuan diberikan secara bertahap sesuai dengan pengajuan. Kursi roda yang dibagikan tersebut merupakan sumbangan dari dermawan dan Yayasan MMLW sisa menyalurkan kepada yang berhak.

Sejauh ini Yayasan MMLW rutin menyalurkan bantuan, baik kursi roda, happy room , maupun bantuan lain sesuai permintaan warga yang tengah sakit. Untuk wilayah Solo Raya, jumlah kursi roda yang sudah disalurkan mencapai 210 unit. Belum lagi bantuan happy room untuk sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Untuk warga yang merasa membutuhkan kursi roda dan bantuan lain bisa mengajukan dan nantinya akan kami teruskan ke Yayasan MMLW di Jakarta,” ujar Kokor. Sementara itu, Warsi, 50, ibunda dari Danang, 17, penerima bantuan kursi roda, sangat bersyukur dengan alat bantu tersebut. Pasalnya, putranya harus menggunakan kursi roda untuk beraktivitas akibat kelainan fisik sejak lahir. “Anak saya dikatakan dokter mengalami kerapuhan tulang sehingga sejak lahir hingga sekarang tidak bisa berjalan dan pertumbuhannya juga tidak normal,” ungkap warga Dukuh Pencol, Desa Tanjung, Nguter ini.

Hal senada diungkapkan Kasidi, 64, warga Jatibaru, Cemani, Grogol. Anaknya bernama Muhammad Asa, 9, saat lahir dalam kondisi prematur sehingga pertumbuhannya tidak normal. Dalam usia 9 tahun, Asa belum bisa memiringkan tubuhnya saat dalam posisi tidur.

“Kalau duduk juga harus dipegangi karena belum bisa menopang tubuhnya,” ujarnya. Pegiat Paguyuban Difabel Sehati Sukoharjo Sutrisno mengaku, selama ini organisasinya memiliki relawan yang terjun langsung ke masyarakat untuk mendata keberadaan difabel yang membutuhkan bantuan utamanya kursi roda.

“Bantuan dari Yayasan Maria Monique sangat membantu meringankan beban difabel. Untuk yang belum mendapatkan bantuan masih bisa mengajukan ke yayasan,” ucapnya.

Sumarno
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
27 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
53 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved