Tebingtinggi Siap Hadapi MEA

Rabu, 27 Mei 2015 - 10:11 WIB
Tebingtinggi Siap Hadapi...
Tebingtinggi Siap Hadapi MEA
A A A
TEBINGTINGGI - Pemerintah Kota Tebingtinggi terus melakukan pembenahan di berbagai bidang dalam upaya menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlaku akhir 2015.

Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan. mengatakan, memasuki era kompetisi dengan bangsa-bangsa di ASEAN, Indonesia harus berani tampil kuat dan unggul. “Tentunya kita tidak ingin hanya menjadi bangsa pecundang. Kita dituntut menjadi yang terbaik agar bisa menjadi bangsayangunggul,” ungkapnya saat pembukaan Fasilitasi Sertifikasi Nasional Berbasis SKKNI (Standar dan Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) Bidang Angkatan Kerja Muda Kominfo. Acara ini digelar di Gedung Hj Sawiyah, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Selasa (26/5).

Menurut Umar Zunaidi, bangsa Indonesia yang besar ini akan menjadi sasaran empuk bangsa-bangsa di ASEAN sebagai tempat pemasaran berbagai macam barang. Untuk menghadapi hal ini, Indonesia harus menyiapkan diri dengan meningkatkan ilmu dan keahlian yang ditandai dengan sertifikasi.

“Namun, kita tidak hanya butuh sertifikasi saja. Tetapi yang sangat dibutuhkan adalah skill (keahlian), terutama bagi angkatan kerja muda. Sebab, dengan keahlian dan keterampilan terutama dalam menggunakan teknologi informasi, Indonesia akan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa ASEAN,” ucap Umar Zunaidi.

Kepada angkatan kerja muda, dia mengimbau agar jangan hanya bercita-cita menjadi pegawai negeri sipil (PNS) saja. Sebab, kalau hanya itu harapan anak muda, kata dia, sama saja tidak punya inovasi. “Biar kamikami saja yang tua-tua pernah jadi PNS, tetapi jadilah seorang enterpreneur (wirausaha), agar siap menjadi pemenang dalam menghadapi MEA ini,” ujar dia.

Sebelumnya Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kementerian Komunikasi dan Informasi, Woro Indah Didyastuti, mengatakan, MEA merupakan peluang sangat besar bagi Indonesia untuk angkatan kerja. Sebab, Indonesia adalah negara terbesar di ASEAN. Selain itu penduduknya sampai tahun 2012 ada 118 juta jiwa. “Upaya menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas tidak bisa dilakukan dengan langkah-langkah yang biasa. Pemerintah telah menyiapkan lima strategi khusus percepatan sertifikasi kompetensi, dengan menerapkan skema sertifikasi KKNI/Okupasi/ASEAN pada 12 sektor prioritas,” ungkapnya.

Diketahui, acara tersebut dihadiri 80 peserta dari Kabupaten Asahan Batubara, Tebingtinggi. Hadir juga Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Kominfo Medan, Irbar Samekto.

Perayudi syahputra
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
4 menit yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
9 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
9 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
9 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
9 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved