Diancam Polisi, Mahasiswa Ngotot Ingin Nginap di Istana
Kamis, 21 Mei 2015 - 16:45 WIB
Diancam Polisi, Mahasiswa Ngotot Ingin Nginap di Istana
A
A
A
JAKARTA - Meski dilarang untuk menginap di depan Istana Negara, ribuan mahasiswa tidak mengindahkan larangan tersebut. Para mahasiswa dari berbagai organisasi itu ngotot tetap akan menginap di depan kantor Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Koordinator Aksi Ahmad Khairudin Syam mengatakan, pihaknya tidak takut dengan ancaman polisi yang akan membubarkan mahasiswa yang akan menginap. Sebab, selama mahasiswa belum menemui Presiden Jokowi atau pun perwakilan dari Istana Negara, pihaknya akan terus melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasinya.
"Kami ingin bertemu dengan Pak Jokowi, tapi saya dengar dia sedang keluar. Kalau begitu, Pak JK (Wapres Jusuf Kalla) atau siapa boleh agar suara kami dapat didengar," katanya di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2015).
Dia pun menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dalam menjalankan aksi demo tersebut. "Kami berkoordinasi dengan polisi agar aksi ini berjalan lancar dan jauh dari provokatif. Intinya, kami ingin agar suara kami ini dapat tersampaikan," katanya.
Berdasarkan pantauan, mahasiswa yang tengah melakukan aksi demo di Istana Negara itu masih tampak berjalan tertib. Para mahasiswa masih berteriak-teriak di depan Istana Negara menggunakan pengeras suara yang ada di mobil komando.
Koordinator Aksi Ahmad Khairudin Syam mengatakan, pihaknya tidak takut dengan ancaman polisi yang akan membubarkan mahasiswa yang akan menginap. Sebab, selama mahasiswa belum menemui Presiden Jokowi atau pun perwakilan dari Istana Negara, pihaknya akan terus melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasinya.
"Kami ingin bertemu dengan Pak Jokowi, tapi saya dengar dia sedang keluar. Kalau begitu, Pak JK (Wapres Jusuf Kalla) atau siapa boleh agar suara kami dapat didengar," katanya di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2015).
Dia pun menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dalam menjalankan aksi demo tersebut. "Kami berkoordinasi dengan polisi agar aksi ini berjalan lancar dan jauh dari provokatif. Intinya, kami ingin agar suara kami ini dapat tersampaikan," katanya.
Berdasarkan pantauan, mahasiswa yang tengah melakukan aksi demo di Istana Negara itu masih tampak berjalan tertib. Para mahasiswa masih berteriak-teriak di depan Istana Negara menggunakan pengeras suara yang ada di mobil komando.
(mhd)