Tuntutan Siti Masitha Mundur Menguat

Kamis, 21 Mei 2015 - 10:47 WIB
Tuntutan Siti Masitha...
Tuntutan Siti Masitha Mundur Menguat
A A A
TEGAL - Bola panas kisruh internal Pemkot Tegal terus menggelinding. Kemarin ratusan massa yang menamakan diri Aliansi Kebangkitan Rakyat Kota Tegal menggelar demonstrasi menuntut Wali Kota Tegal Siti Masitha mundur dari jabatannya. Demonstrasi diawali didepan Balai Kota Tegal sekitar pukul 09.00 WIB.

Di tempat tersebut massa yang berasal dari sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat, yakni HMI, KAMMI, IMM, PMII, Paguyuban Warga Panggung, dan Paguyuban Pedagang Alun-alun membacakan Petisi Rakyat Kota Tegal. Selain itu, pegawai negeri sipil (PNS) dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga turut serta dalam aksi tersebut.

Selain membawa sejumlah spanduk dan poster berisi kecaman kepada Siti Masitha, massa juga kompak mengenakan ikat kepala bertuliskan ‘Save Kota Tegal ‘. Dalam petisinya, massa menilai kepemimpinan Siti Masitha dijalankan dengan otoriter, arogan, tidak adil, dan sewenang-wenang.

Masitha juga dituding banyak melakukan pelanggaran dan penyimpangan sejumlah peraturan, mengabaikan janji kampanye untuk menjalankan pemerintahan berbasis pelayanan prima, serta melanggar sumpah janji sebagai wali kota. Setelah membacakan petisi di depan Balai Kota, massa kemudian melakukan long march ke DPRD Kota Tegal. Demonstrasi ini dikawal ketat oleh ratusan personel Polres Tegal Kota yang sudah diterjunkan sejak pagi. Sayangnya, niat massa untuk menemui anggota DPRD tak kesampaian.

Pasalnya, gedung wakil rakyat sepi karena sebagian anggota Dewan Tengah melakukan kunjungan kerja keluar kota. Sementara sisanya tidak ada di kantornya masing-masing. Massa hanya ditemui oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Totok Subagyo. “Sebagian anggota DPRD saat ini sedang melakukan kegiatan dinas di Semarang,” ujar Totok kepada massa.

Koordinator aksi Miftakhudin mengatakan tuntutan utama aksi, Wali Kota Siti Masitha turun dari jabatannya. “Kami mendesak DPRD menggunakan hak-hak konstitusionalnya untuk memberhentikan Siti Masitha dari jabatannya,” tandasnya di sela-sela aksi. Desakan tersebut perlu dilakukan karena mayoritas anggota DPRD seolah menutup mata dan telinga terhadap aspirasi yang disampaikan selama ini terkait kepemimpinan Siti Masitha.

“Aksi demonstrasi ini sudah berjalan selama kurang lebih dua bulan, tapi DPRD masih bersikapdiamdantidakadalangkah apa-apa. Hanya satu dua orang yang bersuara. Bahkan saat ini 15 anggota malah kunker keluar kota, sementara sisanya tidak jelas ke mana,” ucapnya.

Perwakilan PNS, Herviyanto, menegaskan pihaknya akan menduduki gedung DPRD sampai bisa bertemu anggota Dewan untuk mendesak pemberhentian Siti Masitha. “Saya sudah sampaikan ke Sekwan, kami akan duduki Gedung DPRD. Kita akan dirikan tenda dan menginap di sini,” tandasnya.

Farid firdaus
(bbg)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
43 menit yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
1 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
2 jam yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
5 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
6 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved